Bocah Kakak Beradik di Taput Jatuh dari Jembatan, Satu Meninggal Dunia

Akibat insiden itu, sang kakak meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara adiknya selamat.

Eko Faizin
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:44 WIB
Bocah Kakak Beradik di Taput Jatuh dari Jembatan, Satu Meninggal Dunia
Jembatan Pea Bagot, Desa Sigotom Godung Borotan, Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara (Taput), lokasi kakak adik terjatuh. [Ist]

SuaraSumut.id - Dua bocah kakak adik jatuh ke sungai dari Jembatan Pea Bagot, Desa Sigotom Godung Borotan, Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara (Taput), Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat insiden itu, sang kakak meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara adiknya selamat.

Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing mengungkapkan, korban meninggal dunia berinisial HAS (11), sedangkan korban selamat MMTS (7).

Keduanya merupakan warga Desa Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gerbang, Kota Bekasi.

"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi yang kita himpun, keduanya datang dari tempat tinggalnya Desa Sigotom Timur, Kecamatan Pangaribuan menuju Desa Pea Bagot. Mereka hendak ke rumah neneknya dengan menaiki sepeda dimana HAS membonceng adek nya MMTS, " jelas Aiptu W Baringbing dalam keterangannya, Kamis (7/10/2021) malam.

Saat melintasi jembatan, diduga HAS kehilangan kontrol. Akibatnya, sepeda nya tercebur ke sungai dari atas jembatan. Dimana posisi jembatan berada daerah turunan dan tikungan ke kanan searah tujuan korban.

"Akibat hilang kontrol, sehingga korban meluruskan jalan nya lalu terjun ke dalam sungai yang diperkirakan tinggi jembatan ke sungai sekitar tujuh meter dan sungai berisi bebatuan," katanya.

Pada saat kedua korban terjatuh ke dalam sungai, adiknya yang selamat menangis minta tolong dari bawah jembatan korban MMTS menjerit.

Salah seorang warga sekitar yang tengah melintas bernama Arminaraf Tambunan (33) mendengar jeritan tersebut. Ia lalu berhenti dan melihat ke bawah jembatan.

Saksi pun turun ke sungai dan mengangkat korban ke atas. Lalu korban pun memberitahukan bahwa abangnya masih di sungai.

"Saksipun kembali turun menolong korban. Setelah menyelam sungai korban HAS pun di temukan sangkut di batu. Lalu korban diangkat, namun sudah tidak bernyawa," papar Aiptu Baringbing.

Saksi pun memghubungi warga lain untuk membawa kedua korban ke Puskesmas Pangaribuan dan melaporkan ke Polsek Pangaribuan.

"Korban masih berstatus warga Bekasi karena mereka bersama ibunya baru pindah ke Desa Sigotom Timur, Kecamatan Pangaribuan setelah ayahnya meninggal bulan Juli yang lalu," imbuhnya.

"Saat in, korban sudah di serahkan kepada keluarganya dan kita masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut," pungkas Aiptu Baringbing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini