alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemotor Ini Kaget Knalpot Racingnya yang Disita Polisi Ada di Marketplace

Suhardiman Kamis, 21 Oktober 2021 | 00:13 WIB

Pemotor Ini Kaget Knalpot Racingnya yang Disita Polisi Ada di Marketplace
Tangkapan layar motor yang disita di Poslantas Lapangan Merdeka Medan. [Ist]

tidak mungkin knalpot yang ditahan hasil razia dijual petugas.

SuaraSumut.id - Video yang menunjukkan pengendara motor mengaku heran karena knalpot racing diduga mirip miliknya yang disita polisi ada marketplace, viral. Video berdurasi sekitar 18 detik diunggah di akun Tiktok @notyourt1pe.

Dilihat Rabu (20/10/2021), terlihat seorang pria ditilang oleh polisi karena diduga melakukan pelanggaran. Tampak pula motor berwarna merah berada di Pos Lantas Lapangan Merdeka Medan.

"Ditilang tanggal 14 Oktober 2021. Terus saya ambil di tanggal 19 Oktober 2021, dengan catatan knalpot ditahan. Knalpot katanya bakal dihancuri terus dibangun tugu knalpot," tulis dalam video.

Pada 20 Oktober, pemotor kaget karena knalpot racing diduga mirip miliknya ada di marketplace.

Baca Juga: BNPB: Indonesia Layak Jadi Laboratorium Bencana

"Pas tanggal 20 Oktober 2021 ngecek marketplace FB, knalpotnya dijual di marketplace FB," tulisnya.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengaku, tidak mungkin knalpot yang ditahan hasil razia dijual petugas.

Knalpot racing yang disita dalam razia. [Ist]
Knalpot racing yang disita dalam razia. [Ist]

"Semua knalpot brong hasil tangkapan diletakkan di jaring besi yang di pohon itu. Gak mungkin petugas menjualnya kembali, knalpot yang dilepas diberi label," katanya, kepada SuaraSumut.id.

Sonny mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan terhadap knalpot sitaan hasil razia seperti dalam video tersebut.

"Hasil pengecekan baur tilang dan tinjau ke kerangkeng penampungan barang bukti sitaan.  Barang bukti itu masih ada dalam kerangkeng pohon depan Pos Lantas hingga saat ini," katanya.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Tak Ada Keringanan Karantina Pendatang Luar Negeri

Sony mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terhadap pemotor yang memposting video tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait