alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Atasi Banjir di Medan Utara, Bobby Nasution Mau Revitalisasi Danau Siombak

Suhardiman Senin, 29 November 2021 | 13:22 WIB

Atasi Banjir di Medan Utara, Bobby Nasution Mau Revitalisasi Danau Siombak
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat diwawancarai. [Suara.com/Muhlis]

Bobby berencana melakukan revitalisasi Danau Siombak yang dapat memperluas potensi danau buatan yang memiliki luas 40 hektare dan kedalaman 15 meter dalam menampung air.

SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi banjir yang melanda Medan bagian Utara.

Bobby berencana melakukan revitalisasi Danau Siombak yang dapat memperluas potensi danau buatan yang memiliki luas 40 hektare dan kedalaman 15 meter dalam menampung air.

Guna mewujudkan hal itu, saat melakukan pertemuan dengan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Maman Noprayamin di Balai Kota Medan, Kamis (18/11/2021), Bobby berharap agar BWS Sumatera II dapat segera merevitalisasi Danau Siombak dan Pemkot Medan siap untuk mendukungnya.

"Kami ingin tahun depan (2022) dapat Danau Siombak direvitalisasi. Pemko Medan siap mendukung pengerjaan yang akan dilakukan BWS Sumatera II. Untuk itu kita berharap revitalisasi Danau Siombak masuk dalam program kerja BWS Sumatera II, sehingga akan lebih cepat membantu masyarakat Medan bagian Utara terhindar dari masalah banjir," kata Bobby.

Baca Juga: Anggotanya Tewas, GMBI District Karawang Sebut Korban Jadi Pembunuhan Berencana

Permintaan Bobby ditanggapi pihak BWS Sumatera II. Melalui tim teknis BWS Sumatera II, kemudian dipaparkan rencana teknis dari revitalisasi Danau Siombak yang akan dilakukan, termasuk pemetaan isu permasalahan di sekitar danau yang juga menjadi objek wisata air tersebut.

Ada pun permasalahannya diantaranya menyangkut banjir rob, kenaikan permukaan air laut, sampah, kualitas air serta sendimentasi. BWS Sumatera II mengusulkan agar dibangun pintu air ataupun tanggul untuk mengatasi persoalan banjir.

Terkait kualitas air, akan diatasi dengan Water Treatment Plant (WTP) dan melakukan edukasi terhadap masyarakat untuk kualitas air.

"Untuk mengatasi permasalahan sampah, kita mengusulkan dibangun Trash Track dan edukasi terhadap masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan. Begitu juga soal sendimentasi yang terjadi, cara mengatasinya dengan sendiment trap," katanya.

Kebijakan Bobby dinilai baik dan langkah yang sangat tepat oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Medan Area (FISIP UMA) Dadang Darmawan Pasaribu MSi.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Bandara Kualanamu yang Kabarnya Dijual

"Ya, tentu ini langkah yang baik dan tepat. Pasti masyarakat juga mendorong Pak Wali Kota agar bisa merealisasi upaya penanggulangan banjir tersebut, termasuk di kawasan Medan bagian Utara. Tujuannya jelas, untuk masyarakat," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait