facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Malam Tahun Baru, 2 Kecamatan di Toba Diterjang Banjir Bandang

Riki Chandra Sabtu, 01 Januari 2022 | 15:02 WIB

Malam Tahun Baru, 2 Kecamatan di Toba Diterjang Banjir Bandang
Polisi mengevakuasi warga yang terdampak banjir bandang di Toba, Sumut. [Dok.Istimewa]

Dua kecamatan di di Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), diterjang banjir bandang di malam perayaan Tahun Baru 2022, Jumat (31/12/2021).

SuaraSumut.id - Dua kecamatan di di Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), diterjang banjir bandang di malam perayaan Tahun Baru 2022, Jumat (31/12/2021). Dua kecamatan itu yakni Bonatua Lunasi dan Porsea.

Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (30/12/2021). Banjir juga mengakibatkan salah satu rumah warga Renata boru Saragi yang terletak di Desa Harungguan, terbawa arus banjir.

"Jalinsum mulai dari Simpang Naga Timbul sampai dengan Patane I Siraituruk (sekitar 4 km) tergenang air setinggi 50-70 cm," kata Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir kepada SuaraSumut.id, Sabtu (1/1/2021).

Akibat tergenang air, arus lalu lintas di Jalinsum macet. Banjir tersebur membawa batu, kayu, tanah, lumpur,ke lokasi jalan dan perumahan warga.

Baca Juga: Proyek Jembatan Tlogomas Kota Malang Molor Akibat Banjir Bandang

"Sawah dan kolam ikan masyarakat tergenang," katanya.

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat air yang bermula di anak sungai di Desa Lumban Sangkalan, meluap.

"Setelah terjadi hujan deras yang berlangsung sekitar 5 jam sehingga mengakibatkan Banjir dengan Ketinggian air mencapai 50-150 cm," ungkapnya.

Adapun desa yang terdampak Banjir ada di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Bonatua Lunasi dan Kecamatan Porsea.

"Desa yang terdampak Banjir untuk di Kecamatan Bonatua Lunasi ada di Desa Silamosik II, Desa Lumban Sangkalan, Desa Harungguan," katanya.

Baca Juga: 5 Bencana Alam Terbesar di Indonesia Sepanjang Tahun 2021

"Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Porsea terdapat di Desa Silamosik I, Desa Simpang Siguragura, Desa Patane I dan Desa Patane II," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait