SuaraSumut.id - Nilai ekspor seperti kopi, teh dan rempah-rempah Sumatera Utara (Sumut) mulai meningkat sejak awal 2022 atau sudah 42,202 juta dolar AS pada posisi Januari.
"Pada Januari 2022 naik dari posisi Desember 2021 mau pun Januari 2021," kata Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin, melansir Antara, Kamis (23/3/2022).
Pada Desember 2021, kata Nurul, nilai ekspor masih 38,767 juta dolar AS dan Januari 2021 lebih kecil atau 26,382 juta dolar AS.
Peningkatan nilai ekspor kopi, teh dan rempah-rempah dampak mulai meningkatnya lagi volume ekspor dan harga jual sejalan dengan permintaan yang membaik.
Baca Juga:Cara Hitung Denda Telat Bayar Pajak Tahunan, Deadline Lapor SPT 31 Maret 2022
Pandemi Covid-19 yang mulai mereda secara global membuat bisnis dan sektor industri bergerak membaik.
Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Saidul Alam mengatakan, di tengah masih ada Covid-19 dan pengapalan terganggu, harga kopi di pasar lokal cenderung menguat.
Bahkan sering harga kopi di pasar lokal lebih tinggi dari ekspor yang sekitar 4 hingga 4,5 dolar AS per kg.