facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Geram Namanya Dicatut untuk Pembuatan Kaus

Suhardiman Kamis, 28 April 2022 | 12:14 WIB

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Geram Namanya Dicatut untuk Pembuatan Kaus
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani. [ANTARA]

Bakhtiar mengaku pernah ada orang mendatanginya ke rumah dinas dan ke kantor bupati.

SuaraSumut.id - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Bakhtiar Ahmad Sibarani dibuat geram. Pasalnya, namanya dicatut untuk pembuatan kaus oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Hari ini saya mendapat laporan, ada orang yang mengutip-ngutip uang dengan menjual nama saya. Uang yang dikutip katanya untuk biaya kaus BADAR. Saya tidak pernah menyuruh orang-orang untuk melakukan hal itu," katanya melansir MedanHedalines.com--jaringan Suara.com, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya, jika dirinya dan pasangannya Darwin berkeinginan kembali maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, tidak perlu memakai uang orang lain, apalagi dengan cara menyusahkan. Dukup dengan uang mereka saja Bakhtiar-Darwin (BADAR).

"Ini sudah berkelebihan namanya menjual-jual nama kami untuk kepentingan pribadinya. Nanti kalau dilaporkan ke Polisi dan ditangkap dibilang kami kejam kali. Kami tegaskan kepada masyarakat, agar jangan percaya dan jangan mau tertipu dengan gaya-gaya tersebut," katanya.

Baca Juga: Nia Ramadhani Bersyukur Bisa Liburan Bareng Anak Lagi Usai Bebas Rehab

Bakhtiar mengaku pernah ada orang mendatanginya ke rumah dinas dan ke kantor bupati. Kemudian orang itu mengajaknya berfoto bersama. Sebagai seorang kepala daerah wajar jika dia melayaninya. Namun justru momen itu digunakan untuk mengutip uang kepada orang-orang dengan cara memanfaatkan foto.

"Sekali lagi kami pastikan, kami tidak pernah menyuruh orang untuk mengutip uang untuk pembuatan kaus BADAR," katanya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada sejumlah CPNS dan PPPK yang baru menerima SK. Jangan sampai ada yang meminta uang satu rupiah pun kepada para CPNS dan PPPK dengan dalih uang SK dan uang sebagainya.

"Tadi sudah saya berikan nomor telepon saya kepada para CPNS dan PPPK. Jika ada yang meminta uang kepada mereka untuk pengurusan SK dan lain sebagainya, supaya langsung dilaporkan ke saya, dan saya akan laporkan langsung ke Polisi, biar ditangkap orangnya," katanya.

"Sekali lagi saya tegaskan, yang menjual-jual nama saya untuk kaus BADAR, itu adalah bohong. Itu sudah jelas untuk kepentingan mereka," tukasnya.

Baca Juga: 9 Potret Kondisi Aida Saskia Berjuang Lawan Kanker Payudara Stadium 3

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait