facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketua Majelis Syura PKS Kunjungi Aceh Hari Ini, Berikut Agendanya

Suhardiman Kamis, 26 Mei 2022 | 07:05 WIB

Ketua Majelis Syura PKS Kunjungi Aceh Hari Ini, Berikut Agendanya
Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri. [Dok. PKS]

Salim juga akan bertemu dengan para pelaku UMKM.

SuaraSumut.id - Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri dijadwalkan akan mengunjungi Aceh hari ini, Kamis (26/5/2022).

Ia dijadwalkan akan bertemu dengan 30 ulama se-Aceh, dalam rangka silaturahmi serta mengajak ulama terlibat dalam pembangunan negeri.

"Salim akan bertemu ulama di Aceh. Tidak ada agenda politik di sana, hanya silaturahmi dan ingin bersinergi dalam pembangunan," kata Ketua DPW PKS Aceh Makhyaruddin Yusuf, melansir Antara.

Pertemuan dengan ulama ini penting, karena PKS akan siap bekerja sama dengan para ulama untuk membangun dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Tewaskan Dua Orang di Depan Menara Saidah

Dalam membangun Indonesia ini, kata Yusuf, ulama merupakan tokoh penting yang tidak boleh ditinggalkan, melainkan harus melibatkannya sejak awal.

"Ulama tidak boleh ditinggalkan, harus terlibat. PKS ingin bekerja sama dan berkolaborasi dengan ulama dalam membangun negeri ini," katanya.

Selain bertemu ulama, Salim juga akan bertemu dengan para pelaku UMKM. Hal ini hal ini penting mengingat mereka adalah salah satu unsur penggerak ekonomi.

"Saat berkunjung, nantinya Salim juga akan menyerahkan beberapa bantuan kepada pelaku UMKM di Aceh," jelasnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKS asal Aceh M Nasir Djamil juga menyampaikan bahwa setelah tiba di Aceh, Salim Segaf bakal disambut langsung oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al-Haytar untuk dilakukan berbagai prosesi adat Aceh.

Baca Juga: Melalui Stop the Spread, TCCF Berikan Dana untuk Dukung Program Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Salim bersama Wali Nanggroe juga akan membahas beberapa masalah terkait kekhususan dan keistimewaan Aceh, termasuk soal rencana perubahan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait