facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Para Gamers Merapat, Sony Akan Perbanyak Produksi PS5

Suhardiman Kamis, 26 Mei 2022 | 16:54 WIB

Para Gamers Merapat, Sony Akan Perbanyak Produksi PS5
Tampilan PS5 yang dipajang di gerai GameStop Manhanttan, Amerika Serikat, Foto diambil 7 Desember 2021. [REUTERS/ANDREW KELLY]

Penjualannya menunjukkan dibanding generasi keempat, PS5 dijual lebih sedikit dan rendah.

SuaraSumut.id - Kabar baik buat para gamers. Sony berencana akan memperbanyak produksi konsol gim PS 5. Hal ini berkaca dari krisis pasokan chip yang mulai teratasi oleh industri.

Perusahaan itu meyakini 2022 menjadi tahun yang tepat untuk PS5 diproduksi dengan lebih banyak lagi.

Demikian dikatakan oleh CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan dalam rapat bersama para investornya, melansir Antara, Kamis (26/5/2022).

"Kami berada di jalur yang signifikan dalam produksi PS5 tahun ini, sehingga memungkinkan kami untuk menutup kesenjangan produksi dengan PS4," katanya.

Baca Juga: Dua Kelompok Mahasiswa Terlibat Tawuran di Kampus Unhas, Sejumlah Gedung Rusak Terkena Lemparan Batu

Sebelumnya, produk PS5 yang sudah dirilis sejak akhir 2020 meski mendapatkan antusias tinggi dari pasar, namun ternyata mengalami kelangkaan produk.

Penjualannya menunjukkan dibanding generasi keempat, PS5 dijual lebih sedikit dan rendah.

Dengan membaiknya jumlah chip dan krisis kekurangan chip nampaknya berangsur bisa diatasi, diharapkan di 2023 penjualan PS5 bisa menyusul penjualan PS4 yang terhitung paling banyak di antara produk konsol gim besutan Sony.

"Di luar peningkatan awal, kami berencana untuk meningkatkan produksi konsol lebih lanjut, membawa kami ke tingkat produksi yang belum pernah kami capai sebelumnya," katanya.

Pada awal 2022, Sony sempat mengatakan memperbanyak produksi PS4 karena komponen untuk PS5 kala itu sangatlah langka.

Baca Juga: Enggan Pikirkan Kontrak, Salah Pastikan Bertahan di Liverpool Musim Depan

Bahkan PS4 yang seharusnya tidak diproduksi kembali. Akhirnya diputuskan untuk tetap diproduksi karena selain komponennya lebih banyak juga memiliki biaya pembuatan yang lebih terjangkau.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait