facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Sita 45 Kilogram Sabu Kemasan 'Teh China' yang Hendak Diedarkan di Medan

Suhardiman Senin, 04 Juli 2022 | 15:08 WIB

Polisi Sita 45 Kilogram Sabu Kemasan 'Teh China' yang Hendak Diedarkan di Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Kaporestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menunjukkan barang bukti narkoba. [Suara.com/M.Aribowo]

Mereka ditangkap dari enam lokasi berbeda di wilayah Sumut-Aceh.

SuaraSumut.id - Polisi menyita sebanyak 45 kilogram sabu yang hendak diedarkan di Medan, Senin (4/7/2022). Sabu yang dikemas dalam bungkusan "Teh China" ini diamankan dari enam orang pelaku. Mereka ditangkap dari enam lokasi berbeda di wilayah Sumut-Aceh.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan, awalnya petugas menangkap RS di pool bus Jalan Ngumban Surbakti Medan.

"Dari pelaku diamankan barang bukti 6 kilogram sabu yang dibungkus plastik teh China serta 1 bungkus plastik putih," kata Valention, Senin (4/7/2022).

Petugas kemudian menangkap IJ alias U (58) di Komplek Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti 1 kilogram sabu.

Baca Juga: Ketua DPD RI Desak Pemerintah, Segera Cepat Tangani PMK Jelang Idul Adha

Selanjutnya, petugas menangkap JA alias M (27), A alias M (35) dan MA alias M (52). Dari ketiganya disita barang bukti 24,7 kilogram sabu.

"Personel melakukan Undercover Buy (menyaru pembeli) dan menangkap tersangka JA alias M di Jalan Kangkung Binjai, dengan barang bukti 1 bungkus plastik berwarna hijau yang bertuliskan teh China," jelas Valentino.

Mantan Dirlantas Polda Sumut ini mengatakan, pihaknya lalu melakukan pengembangan dan melakukan penggerebekan di Jalan Sei Batang Hari dan menangkap tersangka A alias M.

"Dengan barang bukti 23 bungkus plastik berwarna hijau yang bertuliskan teh China," katanya.

Bandar diburu hingga ke Aceh

Baca Juga: Belum Dapat yang Pas, Yuni Shara Bisa Tahu Karakter Lelaki Cuma dari Ngobrol 5 Menit

Valentino mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan. Alhasil, bandar narkoba yang berada di Aceh, turut dikejar polisi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait