Anak Bunuh Teman usai Makan Rujak, Korban Dibekap Kerudung, Mayatnya Dibuang ke Selokan

Dalam video terdengar suara ramai-ramai warga saat anak yang diduga menjadi pelaku pembunuhan itu sedang diinterogasi.

Suhardiman
Kamis, 14 Juli 2022 | 13:24 WIB
Anak Bunuh Teman usai Makan Rujak, Korban Dibekap Kerudung, Mayatnya Dibuang ke Selokan
Ilustrasi mayat, jenazah. [Envato]

SuaraSumut.id - Publik digegerkan dengan kasus pembunuhan yang diduga pelakunya adalah anak-anak. Kasus pembunuhan yang diduga melibatkan dua orang anak itu disebut terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Beredar pula video anak perempuan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sedang diinterogasi oleh warga. Namun, video itu sengaja diblur karena pelakunya masih di bawah umur.

Dalam video terdengar suara ramai-ramai warga saat anak yang diduga menjadi pelaku pembunuhan itu sedang diinterogasi.

Video itu diunggah akun Instagram @terangmedia. Akun itu juga menyertakan artikel berita soal pembunuhan yang pelakunya diduga anak di bawah umur.

Baca Juga:6 Pesona Kim Hyang Gi di Serial Poong The Joseon Psychiatrist, Drama Korea yang Mulai Tayang di Awal Agustus

Dalam unggahannya disebut motif anak itu membunuh temannya karena ingin menguasai perhiasan yang dikenakan korban.

Diduga pelaku membekap korban dengan menggunakan kerudung. Sadisnya lagi, mayat korban disebut dibuang ke sebuah selokan dan ditutupi batu.

Akun tersebut juga menyertakan keterangan resmi deri kepolisian perihal penetapan tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap anak di Sampang.

Dalam artikel berita yang dimuat akun tersebut juga menjabarkan kronologi pembunuhan yang diduga motinya ingin menguasai perhiasan yang dikenakan korban.

Disebutkan jika pembununuhan itu berawal ketika tersangka menginap di rumah korban selama lima hari karena diusir oleh tantenya. Disebut juga jika tersangka sempat mengajak korban makan rujak sebelum dibunuh dengan cara dibekap menggunakan kerudung.

Baca Juga:Bahaya Banget! Begini Jadinya Jika Pasien Diabetes Tak Rutin Kontrol Gula Darah

"Tersangka lalu membekap mulut korban menggunakan kerudung yang dia pakai. Korban sampai kesulitan bicara," tulis akun tersebut dilihat SuaraSumut.id, Kamis (13/7/2022).

Namun karena dianggap berusaha melawan, tersangka lalu mengikat tangan dan kaki korban. Setelah itu, satu dari dua tersangka lalu mengambil batu dan memukulkan ke kepala korban sebanyak lima kali hingga berdarah.

Saat korban sudah tidak bergerak lagi, tersangka kemudian mengambil sepasang anting emas dan gelang milik korban.

"Karena takut ketahuan, tersangka membuang jasad bocah malang itu ke dalam selokan dan ditutup dengan batu," demikian keterangan Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan.

Dalam kasus ini, polisi disebut telah menyita sejumlah barang bukti seperti satu helai kerudung coklat, pakaian yang terdapat bercak darah, dua perhiasan emas, tujuh batu putih, 5 pecahan batu putih, dan 2 bongkah batu cor.

"Motif di balik aksi keji ini karena tersangka ingin menguasai barang milik korban berupa perhiasan emas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini