Cekcok di Rumah Sakit Sumut Gegara Suruh Pulang Pasien: Ngeri Kali Kalian Ini Ya

Sontak hal itu memicu cekcok antara teman pasien dan pihak rumah sakit.

Suhardiman
Selasa, 19 Juli 2022 | 12:55 WIB
Cekcok di Rumah Sakit Sumut Gegara Suruh Pulang Pasien: Ngeri Kali Kalian Ini Ya
Cekcok di Rumah Sakit Sumut Gegara Suruh Pulang Pasien. [instagram]

SuaraSumut.id - Sebuah video yang memperlihatkan cekcok mulut di rumah sakit viral di media sosial. Penyebabnya diduga pasien penderita asam lambung yang meminta rawat inap disuruh pulang oleh pihak rumah sakit.

Dilihat SuaraSumut.id, Selasa (19/7/2022), video tersebut diduga diambil di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebing Tinggi. Dalam video yang diunggah akun Instagram Medan Today, disebut peristiwa berawal saat pasien bernama Rita datang ke rumah sakit itu.

Ia datang bersama temannya bernama Syahputra. Pasien sempat dicek oleh dokter, lalu diberi resep obat. Pihak rumah sakit disebut menyarankan agar pasien pulang ke rumah.

Pihak dokter menyatakan, apabila esok hari tidak ada perubahan maka pasien diminta untuk kembali ke rumah sakit. Lantaran kondisi lemah dan takut terjadi apa-apa, pasien menyatakan tak sanggup untuk berobat jalan. Dirinya ingin agar menjalani rawat inap.

Baca Juga:Penjualan Tertinggi, Album BTS Terjual 4,52 Juta Keping

Pasien kemudian meminta melalui temannya, dan memohon agar pihak rumah sakit berkenan mengizinkan si pasien dirawat. Namun demikian, pihak rumah sakit tidak mengabulkan dan tetap menyarankan agar pasien dibawa pulang rumah.

Sontak hal itu memicu cekcok antara teman pasien dan pihak rumah sakit. Teman pasien lalu mempertanyakan prosedur di rumah sakit. Pasalnya, keluarga pasien berada di Medan.

"Kalian suruh pulak keluarganya datang dari Medan baru kelen tangani. Cemananya kalian ini. Jadi kalau dia mati bagaimana pas nunggu keluarganya datang," katanya.

"Ngeri kali kalian ini ya, kek gini penanganan kalian. Ayok cabut cabut cabut. Kita laporkan orang ini," sambungnya.

Dalam video terlihat salah seorang petugas medis emosi ketika namanya disebut. Ia mendatangi teman pasien dan menyatakan agar tidak merekam peristiwa itu.

Baca Juga:Viral!! Tren Citayam Fashion Week, Khusus yang Tergabung Ditawari Beasiswa oleh Sandiaga Uno

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi meminta maaf atas peristiwa itu. Hadi menegaskan akan mengecek terkait dengan video viral tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini