"Waduh gawat-gawat, ginilah nasib kurir ini bos," kata kurir tersebut.
Dalam narasi unggahan disebut peristiwa terjadi di Jalan H Anif, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Kronologi saya kurir yang antar paketnya, paket langsung di buka, tapi malah gak mau bayar karena alasan barang tidak sesuai. Sementara barang yang sudah di buka itu wajib dibayar min, alhasil nilai COD dibebankan ke saya sebagai kurir," tulisnya.
"Tolong bantu kami para kurir min, untuk mengedukasi masyarakat, supaya lebih paham tentang belanja COD, bahwa belanja COD itu bukan kayak belanja di pajak, yang kalo gak cocok gak mau dibayar," sambungnya.
Baca Juga:Datang ke Ruang Rapat Sambo dan Putri Paling Akhir, Bharada E Hanya Bisa Lakukan Ini
Video yang diunggah tersebut mendapat beragam komentar nitizen.
"Belanja di pajak melati kau wak biar sesuai," tulis nitizen.
"Orang kampung baru belajar online. Sabar ya bavang kurir. Semoga rezekimu mengalir," tulis nitizen lainnya.
"Kalo mau lihat-lihat dulu, belanja di pajak ya, puas-puasinlah lihat dulu baru bayar, kalau online urusan keluhan barang tidak sesuai langsung ke penjual ya pak, buk, kasian bang kurir, dia ga tau apa-apa sama pesanan kalian. Tahu-tahu suruh bayar orderan kalian, aih..agak agakla sikit," tulis netizen.
"COD (Cash or Duel)," tulis nitizen.
Baca Juga:Masih Belum Didaftarkan Barcelona, Jules Kounde Mulai Frustrasi