Susi Pudjiastuti Sindir BSSN Bangun Kolam Renang Miliaran, Netizen Heboh: Bisa Lawan Hacker dalam Air, Temannya Avatar!

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyentil Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menanggapi soal tudingan keamanan siber.

Riki Chandra
Selasa, 13 September 2022 | 13:50 WIB
Susi Pudjiastuti Sindir BSSN Bangun Kolam Renang Miliaran, Netizen Heboh: Bisa Lawan Hacker dalam Air, Temannya Avatar!
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (YouTube/Kementerian Kelautan dan Perikanan)

SuaraSumut.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyentil Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menanggapi soal tudingan keamanan siber.

Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya pada Senin (12/9/2022) menyebutkan, pembangunan keamanan siber BSSN dengan rencana anggaran kolam renang di kantor mereka.

Dalam cuitannya, Susi Pudjiastusi pertama mengutip pemberitaan tentang tanggapan BSSN tentang keamanan siber Indonesia yang dituding relatif lemah.

BSSN menyebutkan bahwa pihaknya masih dalam keadaan membangun keamanan siber, namun kondisi keamanan diklaim relatif kuat.

Baca Juga:Harusnya Rupiah Menguat, Dollar Sedang Merosot

Dalam cuitan kedua, Susi Pudjiastuti membandingkan dengan mengutip pemberitaan lainnya mengenai BSSN yang membangun kolam renang dengan anggaran miliaran rupiah.

BSSN disebut mengaggarkan Rp 1,8 miliar untuk membuat kolam renang di kantor sentul. "Jadi kalau begitu bangun benteng pertahanan dulu sebelum bangun kolam renang," tulis Susi Pudjiastuti.

Cuitan Susi Pudjiastuti sontak mengundang berbagai respons warganet.

"Enggak bu mereka bisa lawan hacker dalam air bu. Kan temannya avatar sama aquaman," komentar warganet.

"Hecker indo jag-jago tapi malah dimusuhi ditangkap ya padahal aset, tujuannaya tidak ada yang lebih jago dari dia," imbuh warganet lain.

Baca Juga:Terancam Dicopot Langsung Kapolri, Apa Saja Kategori Pelanggaran untuk Anggota Polri?

"Kalau melihat dari sisi positifnya fenomena hacker ini bu, mereka (si hacker) bisa dijadikan white hat bu, di hire saja untuk membangun benteng pertahanan untuk keamanan siber di Indonesia, jangan malah dimusuhi bu," tambah lainnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini