Pasca Tragedi Kanjuruhan, PSSI Sebut FIFA Tak Bahas Soal Sanksi Indonesia

Presiden FIFA Gianni Infantino, kata dia, bahkan meminta nomor telepon Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Riki Chandra
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 12:57 WIB
Pasca Tragedi Kanjuruhan, PSSI Sebut FIFA Tak Bahas Soal Sanksi Indonesia
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pasca terjadinya kerusuhan pada Sabtu (1/10) malam, Rabu (5/10/2022). [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]. [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

SuaraSumut.id - Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto menyebut FIFA tidak pernah membahas sanksi yang kemungkinan diterima Indonesia pasca tragedi Kanjuruhan dalam komunikasi yang dilakukan bersama federasi sepak bola nasional.

Iwan mengatakan, PSSI langsung berkabar dengan FIFA sehari setelah Tragedi Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Presiden FIFA Gianni Infantino, kata dia, bahkan meminta nomor telepon Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

"Sehari setelah kejadian, kami di Kesekjenan PSSI berkomunikasi dengan FIFA bahkan bagaimana Presiden FIFA Gianni bisa berkomunikasi dengan Presiden Jokowi melalui telepon itu adalah hasil komunikasi FIFA dengan Kesekjenan kami,” ungkap Iwan.

Baca Juga:Dadang Minta Maaf dan Bolehkan Bonek Ikut Tahlil di Malang, Netizen: Ucapan Pertama Cerminan Hati

Dalam setiap komunikasi yang dijalin PSSI bersama FIFA, tidak pernah ada pembahasan terkait kemungkinan sanksi bagi Indonesia, kata Iwan.

FIFA, menurut Iwan, justru menawarkan bantuan untuk perbaikan sepak bola Indonesia.

“Gianni juga menyampaikan beberapa tragedi sepak bola di dunia, seperti Heysel yang menyebabkan perkembangan sepak bola di negara tersebut jadi sangat maju maka beliau (Gianni) mendukung penuh Indonesia untuk memulihkan ini,” kata dia.

“Jadi beliau tidak bicara soal sanksi bahkan dia menyatakan akan mendukung secara tim dan finansial apabila dibutuhkan untuk memperbaiki infrastruktur di Indonesia,” tutup dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga telah menyampaikan bahwa FIFA akan memberikan pendampingan untuk perbaikan sistem persepakbolaan di Indonesia, baik dari segi pengamanan maupun suporter.

Baca Juga:Tangis Yohanes Prasetyo Cerita Kronologi Dipukuli Aparat di Tragedi Kanjuruhan

Setelah melakukan pengecekan langsung ke Malang, Iriawan menyatakan Stadion Kanjuruhan memang masih jauh dari standar FIFA bahkan dengan stadion milik klub-klub luar negeri. (Antara)

News

Terkini

lokasi tempat berlangsungnya acara bisa menjadi tempat bertemu dan berpromosi para pengusaha ekonomi menengah.

News | 13:31 WIB

Sedangkan stand up diikuti oleh 50 peserta.

News | 00:44 WIB

Petugas menyita barang bukti berupa dua buah kain sarung yang dicuri pelaku dari rumah adat melayu tersebut.

News | 16:32 WIB

Hal ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka diduga karena tembakan senapan angin.

News | 15:37 WIB

Bobby meminta Forkopimda Kota Medan terus berkolaborasi demi terciptanya situaasi yang aman dan kondusif.

News | 12:21 WIB

Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

News | 18:03 WIB

Aplikasi ini untuk mengoptimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Medan dalam bidang ketenagakerjaan.

News | 16:08 WIB

Kemenyan tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Getah dari pohon hamijon ini kerap dikaitkan dengan hal mistis.

News | 12:00 WIB

BPTD I Aceh menggelar raker untuk antisipasi libur panjang akhir tahun

News | 04:00 WIB

Terakhir, polisi telah menyita aset Apin BK berupa 21 jetski, 2 speedboat dan satu kapal yacht.

News | 19:34 WIB

Panca menegaskan untuk perkara tindak pidana awal judi online, polisi menetapkan 16 orang menjadi tersangka.

News | 18:52 WIB

Wanita itu disebut melahirkan di teras karena puskesmas dalam keadaan tutup.

News | 18:20 WIB

konsep next-generation branch untuk pengalaman perbankan holistik bagi nasabah ini merupakan komitmen untuk selalu mengedepankan dan mendengarkan nasabah.

News | 18:18 WIB
Tampilkan lebih banyak