Rawat Gaya Hidup Sehat Sejak Dini Bagai "Menabung Tulang" Cegah Osteoporosis di Usia Senja

Menjaga gaya hidup sehat sejak muda merupakan salah satu cara "menabung tulang" demi mencegah osteoporosis di usia senja.

Riki Chandra
Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:27 WIB
Rawat Gaya Hidup Sehat Sejak Dini Bagai "Menabung Tulang" Cegah Osteoporosis di Usia Senja
Ilustrasi pemeriksaan kondisi tulang. [Dok.Antara]

SuaraSumut.id - Menjaga gaya hidup sehat sejak muda merupakan salah satu cara "menabung tulang" demi mencegah osteoporosis di usia senja. Hal itu dinyatakan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Lily Indriani Octovia, MT, M.Gizi, Sp.GK(K).

"Kalau tabungan tulang banyak, kita akan tercegah dari osteoporosis," kata Lily dalam acara terkait osteoporisis di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Masyarakat sejak remaja hingga yang usianya masih di bawah 30 tahun harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk "menabung" cadangan tulang dengan gaya hidup sehat seperti latihan fisik teratur dan mengonsumsi nutrisi baik untuk tubuh.

Setelah menginjak kepala tiga, secara alami massa tulang akan menurun seiring dengan pertambahan usia. Ketika "tabungan tulang" banyak, maka tulang akan tetap kuat ketika usia sudah berlanjut.

Olahraga yang meliputi juga angkat beban, latihan resistensi serta latihan keseimbangan bisa dimasukkan ke dalam agenda rutin demi menjaga kesehatan tulang.

Lily mengatakan asupan makanan yang mengandung kalsium seperti kacang-kacangan, tempe, tahu dan susu serta protein juga penting untuk dikonsumsi, begitu juga vitamin D yang bersumber dari cahaya matahari.

"Berjemur seminggu tiga kali, di Indonesia rentang amannya jam sembilan pagi," jelas dia.

Durasinya cukup 10 menit untuk pemilik tubuh ideal dan bukan lansia, tapi orang yang kegemukan disarankan untuk memperpanjang durasinya menjadi 20 menit. Ketika berjemur, lindungi wajah dengan tabir surya atau topi.

"Yang dipaparkan matahari itu badan dan tangan," katanya.

Bila asupan kalsium, protein, dan vitamin D kurang optimal, Lily menyarankan untuk segera mengecek kesehatan tulang. Bila tidak ada masalah, pengecekan bisa diulangi lagi tahun berikutnya.

Bila ditemukan masalah tulang, segera cegah dengan perawatan untuk mencegah masalah lebih parah. Bila terlambat didiagnosis, tulang menjadi rapuh dan mudah patah, utamanya tulang penjaga badan seperti tulang panggul dan tulang belakang.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk menjalani hidup sehat dan tidak minum alkohol serta hindari merokok untuk kesehatan tulang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini