- Wings Air resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Kualanamu menuju Mandailing Natal pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
- Rute baru tersebut melayani penerbangan sebanyak tiga kali dalam sepekan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
- Kehadiran rute langsung ini bertujuan memperluas konektivitas serta meningkatkan perekonomian dan pariwisata Sumatera Utara.
SuaraSumut.id - Bandara Kualanamu kembali memperluas jaringan penerbangannya melalui pengoperasian perdana Wings Air rute Kualanamu (KNO)-Mandailing Natal (JHN), Sabtu, 1 Agustus 2026.
Rute tersebut dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada penerbangan perdana, sebanyak 43 penumpang berangkat dari Kualanamu menuju Mandailing Natal, sedangkan penerbangan dari Mandailing Natal tiba di Kualanamu dengan membawa 64 penumpang.
Kehadiran rute langsung ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih cepat bagi masyarakat Mandailing Natal, Medan, Deli Serdang, dan wilayah sekitarnya.
Selain mendukung perjalanan keluarga, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan bisnis, rute tersebut diharapkan turut meningkatkan aktivitas perdagangan dan kunjungan wisata antardaerah.
Director of Commercial & Business Development PT Angkasa Pura Aviasi Kedar Vijay Deshpande menyampaikan bahwa pembukaan rute tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan konektivitas Bandara Kualanamu.
"Rute Kualanamu–Mandailing Natal menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas konektivitas dari Kualanamu. Kami berharap penerbangan ini berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat, perekonomian, dan pariwisata Sumatera Utara," katanya.
Menurut Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, rute tersebut bukan sekadar menambah jaringan penerbangan, tetapi juga membuka akses perjalanan yang lebih cepat dan strategis bagi masyarakat.
Sebelumnya, sebagian masyarakat yang menuju Mandailing Natal melalui jalur udara harus melewati Sumatera Barat dan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.
Pembukaan rute Kualanamu-Mandailing Natal semakin menegaskan peran Kualanamu sebagai gerbang utama dan pusat konektivitas penerbangan di Sumatera Utara.
Melalui penambahan jaringan penerbangan, Kualanamu tidak hanya menghubungkan perjalanan masyarakat, tetapi juga mendekatkan potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata antardaerah.
Mandailing Natal menawarkan berbagai daya tarik wisata, seperti Taman Nasional Batang Gadis, Gunung Sorik Marapi, Desa Budaya Sibanggor Julu, pemandian Air Panas Sibanggor, serta destinasi di kawasan Pantai Barat. Sebaliknya, penumpang yang tiba di Kualanamu dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata, bisnis, dan kuliner di Medan maupun Deli Serdang.