SuaraSumut.id - Selama masih berada pada usia produktif, kebutuhan keuangan umumnya lebih banyak berfokus pada hal-hal yang terasa dekat, mulai dari biaya tempat tinggal, transportasi, kebutuhan keluarga, pendidikan, hingga gaya hidup.
Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, persiapan untuk masa pensiun kerap berada di urutan belakang karena waktunya dianggap masih lama.
Padahal, kondisi keuangan dapat berubah ketika seseorang tidak lagi aktif bekerja. Penghasilan rutin bisa berkurang, sementara kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi.
Situasi tersebut membuat persiapan keuangan untuk hari tua penting dilakukan sejak masih memiliki penghasilan rutin.
Baca Juga:Laba BRI Tumbuh 17,5 Persen Jadi Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
Dengan memulainya lebih awal, dana untuk masa pensiun dapat disiapkan secara bertahap sesuai kemampuan tanpa harus menunggu hingga waktunya semakin dekat.
Persiapkan dana pensiun sejak usia produktif
Menyiapkan dana pensiun tidak harus dimulai dengan jumlah besar. Seseorang dapat menyisihkan dana secara bertahap sesuai kemampuan. Langkah ini juga dapat membantu membangun kebiasaan mengalokasikan sebagian penghasilan untuk kebutuhan jangka panjang.
Dana untuk masa pensiun idealnya dipisahkan dari uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, dana yang sudah disiapkan tidak mudah terpakai untuk keperluan lain.
Untuk membantu mempersiapkannya, masyarakat dapat memanfaatkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Layanan ini memungkinkan peserta menyisihkan dana secara bertahap untuk digunakan saat memasuki masa pensiun.
Adapun salah satu layanan DPLK yang bisa jadi pertimbangan adalah BRI DPLK.
Buka BRI DPLK secara mudah melalui BRImo
BRI DPLK dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menyiapkan dana pensiun secara terpisah dari kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga:Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
Pembukaan BRI DPLK dapat dilakukan secara digital kapan saja dan di mana saja melalui superapp BRImo. Nasabah cukup membuka aplikasi BRImo lalu memilih menu Investasi dan masuk ke BRI DPLK. Selanjutnya, pilih Buka DPLK dan lengkapi data yang dibutuhkan hingga pembukaan selesai.
Untuk membantu menyisihkan dana pensiun secara mudah dan rutin, tanpa perlu melakukan transaksi secara manual, nasabah dapat mengaktifkan fitur Autopayment.
Bonus saldo
BRI menghadirkan program bonus saldo BRI DPLK sebesar Rp 81.000 yang berlaku hingga Rabu (30/9/2026).
Untuk dapat mengikuti program tersebut, nasabah perlu mengaktifkan fitur Autopayment bulanan minimal Rp 100.000.
Selain itu, saldo BRI DPLK juga harus terakumulasi minimal Rp 100.000 hingga dua bulan setelah periode program berakhir.
Program tersebut berlaku untuk satu customer information file (CIF) BRI DPLK, dengan pemberian reward dilakukan setelah seluruh syarat dan ketentuan terpenuhi serta proses rekonsiliasi selesai.