- Anda harus segera membersihkan noda tumpahan pada seprai menggunakan air dan pembersih yang aman agar serat kain tidak rusak.
- Sesuaikan suhu air dan siklus mesin cuci dengan label perawatan bahan seprai untuk mencegah keausan serta kerusakan serat kain.
- Pemilik rumah sebaiknya menyediakan dua hingga tiga set seprai cadangan di rumah untuk mempermudah rutinitas pencucian tempat tidur.
SuaraSumut.id - Jangan tunggu seprai mulai bau untuk mencucinya. Seprai yang digunakan setiap malam bersentuhan langsung dengan keringat, minyak tubuh, sel kulit mati, debu, hingga bulu hewan jika hewan peliharaan ikut tidur di kasur.
Karena itu, cara merawat seprai kasur tidak cukup hanya dengan mencucinya sesekali atau menyemprotkan pewangi. Seprai perlu dirawat dengan cara yang tepat agar tetap bersih, nyaman digunakan, tidak mudah rusak, sekaligus memiliki umur pakai lebih panjang.
Lantas, bagaimana cara menjaga seprai tetap bersih dan wangi tanpa membuatnya cepat rusak? Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah.
1. Gunakan Linen Spray untuk Menjaga Kesegaran
Salah satu cara praktis membuat tempat tidur terasa lebih segar adalah menggunakan linen spray yang memang diperuntukkan untuk kain. Linen spray dapat digunakan setelah seprai dalam kondisi bersih dan kering. Semprotkan secukupnya pada permukaan kain, kemudian biarkan mengering sebelum digunakan untuk tidur.
2. Segera Bersihkan Noda pada Seprai
Makan atau minum di atas tempat tidur memang terasa nyaman, tetapi kebiasaan ini bisa meninggalkan noda pada seprai. Tumpahan kopi, teh, makanan, minyak, makeup, hingga noda lainnya sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Semakin cepat noda ditangani, semakin besar peluang noda tersebut mudah dihilangkan.
Untuk noda kecil, lakukan pembersihan pada bagian yang terkena terlebih dahulu sebelum mencuci seluruh seprai. Salah satu langkah sederhana adalah membilas noda dengan air yang sesuai dengan jenis kain, kemudian menggunakan pembersih noda yang aman berdasarkan petunjuk produk. Hindari menggosok noda terlalu keras karena dapat membuat noda melebar atau merusak serat kain.
3. Jangan Asal Memilih Suhu Air Saat Mencuci
Ini bagian yang sering dianggap sepele. Tidak semua seprai harus dicuci menggunakan air dingin. Suhu air sebaiknya mengikuti petunjuk pada label perawatan dan jenis bahan seprai.
Untuk bahan tertentu, air dingin atau hangat dapat membantu menjaga warna dan serat kain. Sementara beberapa jenis bahan, seperti katun, dapat menangani suhu yang lebih tinggi jika memang diperbolehkan pada label perawatan.
Jika menggunakan mesin cuci, pilih siklus yang sesuai dan jangan memasukkan terlalu banyak seprai dalam satu cucian. Mesin yang terlalu penuh membuat kain tidak dapat bergerak dengan leluasa sehingga proses pencucian kurang optimal. Selain itu, gesekan berlebihan dapat mempercepat keausan kain.
Untuk pengeringan, gunakan suhu rendah jika label mengizinkan. Hindari mengeringkan seprai secara berlebihan karena panas yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyusutan dan kerusakan serat.
4. Siapkan Minimal Dua Set Seprai Cadangan
Punya satu set seprai memang terlihat praktis, tetapi sebenarnya bisa membuat rutinitas mencuci menjadi merepotkan. Idealnya, sediakan setidaknya dua hingga tiga set seprai. Satu digunakan di kasur, sementara set lainnya bisa digunakan ketika seprai sedang dicuci dan dikeringkan.