Syarif Bando: Media Apapun Akan Ditinggal Kalau Tidak Mendidik

banyak hal menarik yang akan dibahas di LMS 2022, terutama terkait perkembangan media lokal baik dari segi konten maupun dari segi bisnis.

Suhardiman
Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:33 WIB
Syarif Bando: Media Apapun Akan Ditinggal Kalau Tidak Mendidik
Suara.com dan IMS menggelar Local Media Summit 2022. [Suara.com]

SuaraSumut.id - Muhammad Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional mengatakan, kegiatan media sangat berkait erat dengan kegiatan literasi.

"Media apapun akan ditinggal kalau tidak mendidik," kata Syarif dalam pembukaan Media Local Summit 2022, Kamis (27/10/2022).

Oleh karena itu, jurnalis dalam menulis harus berbasi literatur dan perpustakaan adalah tempat yang tepat untuk dijadikan rujukan. Menurut Syarif, Perpustakaan Nasional menyedikan tempat khusus bagi jurnalis yang ingin mencari literatur untuk beritanya di lantai 24.

"Kami sediakan data untuk dikelola. Bacaan paling fundamental di dunia manapun itu di media. Saya selalu mengatakan alangkah ruginya kita bangun pagi-pagi yang terjadi pembunuhan, penipuan terus kapan ktia dididik baik-baik," ungkapnya.

Baca Juga:Kecapean Temani Anak Istri Belanja, Ardhito Pramono Unggah Video Gelisah Sampai Meleyot di Toko

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengucapkan selamat atas terlaksananya Local Media Summit 2022.

"Acara ini merupakan kegiatan yang dilaksankan Suara.com yang diisi beberapa kegiatan. Semoga bisa menumbuhkan semangat berkarya para CEO, pemilik media lokal," ujar Sandiaga.

Dalam sambutannya, Pemred Suara.com Suwarjono mengaku surprise atas antusiasme para pemilik media lokal dalam event yang baru pertama diselenggarakan di Indonesia ini.

Menurut Suwarjono, banyak hal menarik yang akan dibahas di LMS 2022, terutama terkait perkembangan media lokal baik dari segi konten maupun dari segi bisnis. Dirinya menjelaskan, saat ini tantangan media lokal adalah keberlanjutan dari segi bisnisnya.

"Hampir Sebagian besar pemilik media lokal adalah jurnalis yang tahu konten tapi tidak tahu soal bisnisnya," kata Suwarjono.

Baca Juga:Kondisi Terkini Adik Bertrand Antolin yang Ditabrak Mobil di Kemang

Suwarjono mengaku, saat ini bisnis media era digital tidak hanya fokus membuat konten, tapi juga harus memikirkan infrastrukturnya agar konten yang diproduksi bisa dibaca banyak orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini