SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution dikukuhkan Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Medan. Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman selaku BAAS Nasional di Lapangan Kantor Pelindo, Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kamis (27/10/2022).
Kegiatan yang digelar atas kerja sama Pemkot Medan dan Kodim 0201/Medan ini bertujuan untuk memberi perhatian, penanganan dan pendampingan kepada anak stunting di ibukota Sumatera Utara.
Pengukuhan juga dilakukan kepada seluruh pimpinan unsur Forkopimda Kota Medan serta Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution selaku ibu asuh anak stunting.
![Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu. [dok Pemkot Medan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/28/76310-bobby-nasution.jpg)
Bobby Nasution mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk saat ini sangat pesat dan berpotensi munculnya berbagai masalah. Untuk itu, kata Bobby, pemerintah terus berusaha mengatasi dan menekan pertumbuhan penduduk, salah satu usahanya adalah dengan program keluarga berencana.
Baca Juga:Nikita Mirzani Kehilangan Job Saat di Penjara, Manajer: Klien Memaklumi
"Hal ini menjadi dasar kegiatan momentum TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan Terpadu Kota Medan yang digagas oleh Pemko Medan melalui OPD terkait dan berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 02/01 Medan untuk bersama mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera lewat percepatan penurunan stunting di Kota Medan," kata Bobby dalam keterangan tertulis.
Bobby mengungkapkan, momentum TNI MBKKT Kota Medan adalah salah satu program lintas sektoral untuk meningkatkan capaian program pembangunan keluarga berencana. Oleh sebab itu, kegiatan turut dirangkai dengan pengukuhan atau penyematan ayah dan ibu asuh anak stunting di Kota Medan.
Pasalnya, dalam hal penanganan stunting, Pemkot Medan selain menggunakan program yang dimiliki juga terus mengajak seluruh stakeholder yang ada di Kota Medan untuk sama-sama mengentaskan stunting.
"Kami selalu menyuarakan, selalu mengajak stakeholder untuk bisa menjadi orangtua asuh bagi anak anak stunting yang ada di Kota Medan, sehingga kami lupa kalau diri kami belum menjadi orang tua asuh sedangkan kami sibuk menyematkan orang lain untuk jadi orangtua asuh. Dengan dasar ini kami berkolaborasi dengan Forkopimda Kota Medan untuk menjadikan diri kami sebagai orang tua asuh, agar benar-benar apa yang kami ajak, apa yang kami suarakan kepada seluruh stakeholder sudah kami mulai dari diri kami sendiri," ujarnya.
Di hadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Bobby mengaku di tahun 2020 Pemkot Medan menganggarkan Rp 70 miliar untuk penanganan stunting.
Baca Juga:Johanis Tanak Resmi Dilantik Sebagai Wakil Ketua KPK, Gantikan Posisi Lili Pintauli
Kemudian di tahun 2021 untuk penganggaran penanganan stunting di seluruh dinas di Kota Medan Rp 105 miliar lebih dan di tahun 2022 diangarkan sebesar Rp 198 miliar lebih untuk 550 balita penderita stunting.
- 1
- 2