Oknum TNI Dikabarkan Lepas Paksa Terduga Mafia Tambang di Madina, Ini Respons Polda Sumut dan Kodam I/BB

Hadi menegaskan kabar itu tidak benar.

Suhardiman
Kamis, 01 Desember 2022 | 18:18 WIB
Oknum TNI Dikabarkan Lepas Paksa Terduga Mafia Tambang di Madina, Ini Respons Polda Sumut dan Kodam I/BB
Ilustrasi bongkahan emas. [Shutterstock]

SuaraSumut.id - Sejumlah oknum TNI dikabarkan melepas paksa sejumlah orang terduga mafia tanah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang sedang diperiksa polisi.

Kabar ini beredar luas di media sosial (Medsos), dilengkapi dengan video yang menunjukkan kedatangan belasan diduga anggota TNI ke Polres Madina, pada Rabu (30/11/2022).

Dalam informasi yang beredar, setidaknya ada tiga orang terduga mafia tambang ilegal yang sempat diamankan, dilepas paksa oleh sejumlah orang dalam video tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, memang benar personel Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan upaya penyelidikan kasus tambang ilegal di Madina.

Baca Juga:Anggota Puslabfor Ungkap Pemicu Rusaknya DVR CCTV Kasus Brigadir J, Dimatikan Paksa Sebanyak 26 Kali

"Yang Mandailing Natal itu, itu atas dasar penyelidikan jadi tim dari Ditreskrimsus melakukan upaya penyelidikan terhadap informasi yang diberikan oleh masyarakat," kata Hadi kepada SuaraSumut.id, Kamis (1/12/2022).

Hadi mengatakan, saat ini penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Dan saat ini penyidik sedang mendalaminya," katanya.

Terkait dengan kabar sejumlah oknum TNI datang melepas paksa terduga mafia tambang ilegal, Hadi menegaskan kabar itu tidak benar.

"Itu gak benar, itu gak ada. Saya sudah cek itu tak ada. Barang bukti masih di Polres (Madina), masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Baca Juga:5 Fakta 'Yaba' Narkoba Baru Beredar di Sumsel: Harganya Jutaan Per Butir

Sementara itu, Kodam I/Bukit Barisan yang mendapat informasi langsung melakukan pengecekan.

News

Terkini

Paket ini tersedia mulai dari Rp 25 ribu dengan kuota 4 GB dan masa aktif 30 hari.

Lifestyle | 16:36 WIB

Dalam pelatihan yang dihadiri puluhan penyandang disabilitas, Edho Zell, influencer sekaligus youtuber terlihat aktif dalam kegiatan.

News | 14:51 WIB

Masalah kemanusiaan serta kerusakan infrastruktur akibat gempa akan ditangani secara prosedur tanggal darurat.

News | 13:48 WIB

Kedekatan pria yang disapa Kang Emil dengan anak-anaknya tampak pada kesehariannya.

News | 12:54 WIB

Program ini memberikan pinjaman tanpa suku bunga dan anggunan.

News | 18:24 WIB

Agustiawan mengatakan motif pembunuhan ini karena pelaku cemburu dengan istrinya.

News | 14:16 WIB

Menurut Edy, jika itu dilakukan maka seluruh gubernur tidak punya kerjaan lagi.

News | 12:17 WIB

Usai pertemuan, Ridwan Kamil sempat berkelakar jika Edy Rahmayadi cocok menjadi Presiden 2024.

News | 01:10 WIB

Pertumbuhannya yang pesat dapat memberikan dividin hingga Rp 1 Triliun kepada pemegang saham.

News | 00:41 WIB

Dirinya menyampaikan suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik bila tidak dekat dengan para ulama.

News | 19:12 WIB

Mereka dengan beringas, merampas makanan ringan (snack) yang terjejer di depan warung

Lifestyle | 18:06 WIB

Mereka berhak melaju ke panggung utama FFML Season 7 yang siap digelar pada Maret 2023.

Lifestyle | 16:03 WIB

Setelah melalui penilaian ketat yang dilakukan tim penilai, Kecamatan Medan Tuntungan keluar sebagai juara pertama.

News | 15:55 WIB

Saat itu bayi sempat dikira kucing karena tergeletak di atas meja.

News | 17:49 WIB

Berbagai upaya telah dilakukan Bobby agar perekonomian dapat meningkat.

News | 17:38 WIB
Tampilkan lebih banyak