Petani di Langkat Diterkam Harimau Saat Panen Cabai, Begini Kondisi Korban

Polisi menghimbau warga agar tetap waspada beraktivitas di areal berbatasan dengan kawasan TNGL.

Suhardiman
Selasa, 12 Maret 2024 | 16:04 WIB
Petani di Langkat Diterkam Harimau Saat Panen Cabai, Begini Kondisi Korban
Petani di Langkat dilarikan ke rumah sakit usai diterkam harimau. [Ist]

SuaraSumut.id - Seorang petani bernama Jerimia Peranda Ginting (25) diterkam harimau saat sedang panen cabai di Dusun V Aman Damai Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Senin 11 Maret 2024.

Akibat serangan harimau ini, korban mengalami luka gigitan pada bagian leher, kepala dan tangan. Saat ini korban menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bidari Stabat.

"Korban mengalami serangan binatang liar jenis harimau Sumatera pada saat sedang memanen cabai," kata Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Irwanta Sembiring ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Selasa (12/3/2024).

Irwanta menjelaskan saat korban diserang binatang liar harimau, kedua orangtua korban memberanikan diri menghalau harimau yang sedang menerkam anaknya.

"Dengan menggunakan alat kayu dan parang sehingga harimau melepaskan korban," ucapnya.

Usai melepaskan korban, si raja hutan kemudian pergi ke semak-semak kawasan Taman Nasional Gunung Louser (TNGL). Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit.

"Saat ini korban masih dalam perawatan," ungkapnya.

Polisi menghimbau warga agar tetap waspada beraktivitas di areal berbatasan dengan kawasan TNGL.

"Karena kawasan TNGL adalah merupakan tempat ekosistem binatang liar jenis Harimau Sumatera yang saat ini populasinya semakin langka," cetusnya.

Polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar binatang liar tidak keluar dari kawasan habitatnya dan masuk kepemukiman warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini