Orang Tua Diminta Tak Sembarangan Beri Obat Tetes Telinga Pada Anak

Jika tidak ditangani, Rangga menjelaskan akan muncul komplikasi seperti gangguan pendengaran atau gangguan keseimbangan telinga.

Suhardiman
Kamis, 28 Maret 2024 | 15:50 WIB
Orang Tua Diminta Tak Sembarangan Beri Obat Tetes Telinga Pada Anak
Ilustrasi obat tetes telinga. (Shutterstock)

SuaraSumut.id - Obat tetes telinga digunakan untuk menghilangkan kotoran serta mengatasi infeksi dan peradangan di telinga. Obat tetes terdiri dari beberapa jenis dan memiliki fungsi berbeda.

Namun sebelum menggunakannya, penting untuk mengetahui lebih dulu cara pemakaiannya agar obat ini bisa bekerja dengan optimal. dr. Rangga Rayendra Saleh meminta orang tua untuk tidak sembarangan memberikan obat tetes telinga pada anak.

"Pemberian obat tetes pada telinga tidak boleh sembarangan karena ada obat tetes yang boleh diberikan dalam kondisi gendang telinga yang robek atau ada (kondisi) yang tidak boleh," katanya melansir Antara, Kamis (28/3/2024).

Rangga mengatakan jenis radang telinga tengah yang sering mengenai anak-anak pada umumnya bersifat akut. Hal ini biasanya ditandai dengan timbulnya rasa nyeri pada telinga, demam hingga keluarnya cairan dari dalam telinga.

"Dalam proses penyembuhan, saat cairan berwarna kuning susu seperti nanah dan agak berbau keluar dari telinga anak. Jika anak mengalami gejala seperti itu, sebaiknya orang tua segera mengambil tindakan untuk membawa anak pergi ke dokter guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujarnya.

Sang dokter khawatir terdapat risiko gendang telinga anak robek atau kondisi lain yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada telinga anak.

Jika tidak ditangani, Rangga menjelaskan akan muncul komplikasi seperti gangguan pendengaran atau gangguan keseimbangan telinga.

"Jadi, perlu dibawa ke dokter untuk dipastikan apakah gendang telinganya utuh atau ada robekan, tentunya kondisi tersebut akan mempengaruhi jenis obat tetes yang akan diberikan. Jadi, hati-hati dalam menggunakan obat tetes pada telinga," jelasnya.

Jika orang tua ingin mengobati secara mandiri di rumah, langkah pertama yang bisa dilakukan yakni dengan memberikan obat simptomatik atau obat pereda gejala seperti paracetamol untuk menurunkan nyeri dan demam yang sedang dirasakan.

"Kalau kita mau mengobati sendiri, kita harus tahu sampai mana batasan kita bisa melakukannya. Karena prinsip penanganan utama pada otitis media akut pada anak adalah penanganan gejala simptomatik terutama pada nyerinya yang paling mengganggu," ungkap Rangga.

Dirinya menganjurkan agar orang tua rutin memeriksakan kondisi telinga anak enam bulan sekali di fasilitas kesehatan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini