Guido Luncurkan Lagu Ro Jo Hamu, Kisah Perjuangan Warga Sihaporas Membela Tanah Adat

Lagu ini dipersembahkan untuk Tano Batak, sebutan untuk manusia, alam dan budaya orang Batak di Sumut.

Suhardiman
Rabu, 25 September 2024 | 10:59 WIB
Guido Luncurkan Lagu Ro Jo Hamu, Kisah Perjuangan Warga Sihaporas Membela Tanah Adat
Guido Virdaus Hutagalung. [Ist]

Single Ro Jo Hamu (Datanglah)

Lagu Ro Jo Hamu yang dalam bahasa Batak Toba dapat diartikan "Datanglah". Lagu ini semacam merekam problematik orang Batak tertindas di kawasan Danau Toba. Sudah lebih dari setahun ia bersama Osen Hutasoit menangkap jeritan pilu dan duka lara orang-orang Batak yang menderita.

Sejak saat itu muncul niatnya menciptakan lagu, menangkap kesulitan warga pedesaan, masyarakat kelas bawah. Puncaknya pada 25 Juli 2024, ketika seorang sahabat mengajak Guido bepergian ke Sihaporas, satu desa di sebelah timur laut Danau Toba.

Tepatnya ke lokasi gubuk perjuangan atau barak masyarakat adat dari Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) di Kecamatan Pematangsiamanik, Kabupaten Simalungun.

Di areal konflik tenurial/hutan masyarakat Sihaporas dengan pemerintah dan PT TPL ia mendapati warga dalam kondisi serba ketakutan. Anak-anak maupun orang tua, terutama kalangan ibu-ibu tampak berjaga-jaga. Sedangkan laki-laki jarang.

Guido dan rekannya berkunjung ke gubuk warga di lahan Buttu Pangaturan Sihaporas, tempat yang tiga hari sebelum puluhan personel Polres Simalungun diketahui datang bersama Satpam PT TPL datang menangkap warga. Lima orang pegiat tanah adat ditangkap dan diangkut ke Polres Simalungun.

Pada 14 Agustus 2024, majelis hakim Pengadilan Negeri Simalungun memvonis dua tahun penjara terhadap Sorbatua Siallagan (65). Ia juga didenda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Sorbatua didakwa menguasai tanah PT TPL dan membakar hutan. Letak Sihaporas dan Dolok Parmonangan, berjarak kurang lebih 15-20 kilometer. Nuansa ketakutan dan serba mencekam ini diceritakan Guido kepada Osen Hutasoit.

Guido Virdaus Hutagalung bersama masyarakat. [Ist]
Guido Virdaus Hutagalung bersama masyarakat. [Ist]


Ritual Adat dan Lingkungan

Syuting video klip lagu tersebut dilakukan di Sihaporas, sebuah desa di Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.Tampak kawasan perladangan, hutan dan rumah adat Toba berupa rumah pangung bertulis Lumban Ambarita Sihaporas. Terlihat juga tugu Tuan Sihaporas Ompu Mamontang Laut Ambarita.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini