"Kalaupun pakai KTP tetap bayar saat cek gula, cek tensi, asam urat, tetap bayar, pak. Biaya sekolah juga mahal, SMA dan SMK bayar SPP. SMA Rp 50 ribu perbulan," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Bobby menjelaskan dengan detail pekerjaan dan program-program yang telah sukses ia lakukan di kota Medan saat menjabat sebagai Wali Kota Medan.
"Saya tak mau berjanji ya. Jika terpilih nanti, saya akan ini akan itu, saya enggak mau begitu. Tapi yang pasti persoalan-persoalan yang dihadapi saat ini juga pernah kami rasakan di Kota Medan, soal banjir, jalan rusak dan masalah lainnya," jelas Bobby.
Bobby mengatakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kota Medan gencar ia dan Pemkot Medan lakukan. Sementara itu, berobat gratis dengan menggunakan KTP juga sudah diterapkan.
"Kalau ber-KTP Medan, berobat ke mana saja di Indonesia gratis. Sungai Deli sepanjang 63 km juga sudah kami lakukan pengorekan berkolaborasi dengan TNI-AD," cetus Bobby.
Pemprov Sumut, kata Bobby, memiliki anggaran untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut. Namun, butuh proses dan bertahap untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, Bobby terus berkeliling Sumut untuk melihat masalah-masalah itu.
"Anggaran pemerintah itu ada, bukan enggak ada. Kalau cukup, kaya kali juga tidak, bisa membagusi jalan seluruh Sumatera Utara dalam waktu yang singkat juga tidak, perlu bertahap," tutur Bobby.
Bobby mengaku blusukan menjadi solusi untuk melihat langsung persoalan di masyarakat.
"Makanya saya bilang tadi, harus keliling, harus turun ke masyarakat. Lihat apa yang (akan) dikerjakan," kata Bobby.