Cara Mengurus Gugatan Cerai, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Oleh karena itu, memahami dokumen yang diperlukan serta tahapan yang harus dijalani sangat penting agar proses berjalan lebih cepat dan sesuai prosedur.

Suhardiman
Kamis, 20 November 2025 | 12:12 WIB
Cara Mengurus Gugatan Cerai, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya
Ilustrasi perceraian (Unsplash/Elnur)
Baca 10 detik
  • Persyaratan dokumen wajib pengajuan meliputi buku nikah asli, fotokopi KTP, KK, serta akta kelahiran anak jika memiliki buah hati.
  • Proses pendaftaran gugatan cerai dilakukan di Pengadilan Agama bagi Muslim atau Pengadilan Negeri bagi non-Muslim sesuai domisili tergugat.
  • Tahapan kunci setelah pendaftaran mencakup penyusunan surat gugatan, pembayaran biaya perkara, serta menjalani sidang termasuk upaya mediasi wajib.

SuaraSumut.id - Mengajukan gugatan cerai adalah proses hukum yang membutuhkan ketelitian, kesiapan mental, dan kelengkapan dokumen. Banyak pengajuan gugatan terhambat atau ditolak karena syarat administrasi tidak terpenuhi.

Oleh karena itu, memahami dokumen yang diperlukan serta tahapan yang harus dijalani sangat penting agar proses berjalan lebih cepat dan sesuai prosedur.

Berikut syarat administratif, berkas yang harus disiapkan, serta langkah-langkah mengurus perceraian di pengadilan:

Dokumen Wajib untuk Mengajukan Gugatan Cerai

Sebelum mendaftarkan perkara ke pengadilan, berikut adalah dokumen penting yang wajib dipersiapkan:

1. Dokumen Umum

  • Buku nikah asli.
  • Dua lembar salinan buku nikah yang telah dilegalisasi dan diberi materai.
  • Fotokopi KTP pihak penggugat.
  • Surat keterangan dari kelurahan apabila alamat tergugat tidak diketahui secara pasti.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi akta kelahiran anak yang sudah dilegalisir dan bermaterai (jika memiliki anak).

Dokumen-dokumen di atas merupakan syarat dasar untuk pengajuan gugatan cerai.

2. Dokumen Jika Mengajukan Pembagian Harta Gono-Gini

Jika perceraian disertai tuntutan pembagian harta bersama, tambahkan dokumen berikut:

  • Salinan STNK kendaraan.
  • Sertifikat tanah.
  • Sertifikat rumah.
  • Bukti kepemilikan aset lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan.

Semakin lengkap bukti kepemilikan harta, semakin kuat posisi hukum penggugat dalam sidang pembagian harta bersama.

Langkah-Langkah Mengurus Gugatan Cerai di Pengadilan

Setelah semua persyaratan administrasi terpenuhi, berikut tahapan proses gugatan cerai yang harus Anda jalani secara tertib:

1. Mendaftarkan Gugatan ke Pengadilan

Pengajuan gugatan dilakukan di:

  • Pengadilan Agama bagi pemeluk agama Islam
  • Pengadilan Negeri bagi non-Muslim

Penggugat wajib mendaftar di pengadilan yang sesuai dengan domisili tergugat. Misalnya, istri yang menggugat cerai suami harus mengajukan gugatan di wilayah tempat tinggal suami.

2. Menyusun Surat Gugatan

Pengadilan menyediakan pos bantuan hukum untuk membantu penyusunan surat gugatan. Surat ini harus memuat alasan-alasan yang dapat diterima secara hukum, seperti:

  • Konflik berkepanjangan
  • Kekerasan dalam rumah tangga
  • Penelantaran
  • Hilangnya keharmonisan rumah tangga
  • Surat gugatan yang jelas dan sistematis membantu memperkuat posisi penggugat.

3. Membayar Biaya Perkara

Penggugat wajib menyiapkan biaya proses perceraian yang meliputi:

  • Pendaftaran perkara
  • Meterai
  • ATK dan administrasi
  • Biaya pemanggilan sidang
  • Biaya redaksi

Besaran biaya berbeda setiap wilayah dan dapat bertambah jika pihak tergugat beberapa kali tidak hadir dalam panggilan sidang.

4. Mengikuti Sidang dan Mediasi

Tahap awal sidang biasanya dimulai dengan mediasi untuk mencari peluang perdamaian. Jika gagal, sidang dilanjutkan ke pembacaan gugatan, pemeriksaan bukti, hingga putusan hakim.

Jika tergugat tidak pernah menghadiri sidang, pengadilan dapat mengeluarkan putusan verstek, yaitu putusan sepihak yang menyatakan pernikahan sah berakhir. Setelah berkekuatan hukum tetap, pengadilan menerbitkan akta cerai.

5. Menghadirkan Saksi

Saksi sangat penting untuk memperkuat gugatan. Saksi harus mengetahui kondisi rumah tangga penggugat dan dapat memberikan keterangan secara objektif di depan majelis hakim.

Menjalani proses perceraian memang tidak mudah, tetapi kesiapan dokumen serta pemahaman alur hukum dapat mempercepat dan mempermudah proses.

Jika merasa terbebani atau tidak ingin menangani sendiri, Anda dapat menggunakan jasa pengacara untuk pendampingan hukum yang lebih aman dan efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini