Bencana Tapanuli Selatan: 1.660 Rumah Rusak, 85 Orang Tewas

Keluarga yang terdampak mencapai 2.800 kepala keluarga (KK) atau 17.062 jiwa.

Suhardiman
Minggu, 07 Desember 2025 | 12:11 WIB
Bencana Tapanuli Selatan: 1.660 Rumah Rusak, 85 Orang Tewas
Pengendara sepeda motor memaksa kendaraannya melintas di ruas Jalan Lintas Sumatera yang berlumpur yang baru saja terseret banjir bandang pekan lalu di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Tampak jejeran rumah-rumah warga banyak yang rusak. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Baca 10 detik
  • Banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengakibatkan 85 orang meninggal dan 1.660 rumah rusak parah.
  • Berdasarkan laporan BPBD per 5 Desember 2025, bencana berdampak pada 17.062 jiwa dan merusak fasilitas publik lainnya.
  • Masa tanggap darurat diperpanjang oleh Pemkab Tapsel hingga 21 Desember 2025 untuk penanganan dampak bencana.

SuaraSumut.id - Bencana banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Bencana ini menyebabkan sedikitnya 1.660 unit rumah rusak dan 85 orang meninggal dunia.

Hal ini berdasarkan rekapitulasi laporan sementara BPBD per 5 Desember 2025. Tercatat korban hilang 31 orang, luka berat 30 orang, dan luka ringan 39 orang. Keluarga yang terdampak mencapai 2.800 kepala keluarga (KK) atau 17.062 jiwa.

Warga yang mengungsi lebih kurang 93 KK atau 277 jiwa. Selain rumah tempat tinggal, kerusakan juga melanda 19 unit rumah ibadah, sekolah 23 unit.

Tambah infratruktur jalan baik ruas jalan nasional, provinsi, kabupaten, hingga desa/kelurahan sekita 89 titik, jembatan empat unit, dan kebun 27 hektare.

Untuk areal persawahan sementara mencapai ratusan hektare, pipanisasi/air bersih sembilan unit serta puluhan unit bangunan lainnya yang sebarannya di 13 kecamatan dari 15 kecamatan se-Tapsel.

Sebaran ke-13 Kecamatan yang terdampak itu yakni: Angkola Selatan, Angkola Barat, Angkola Sangkunur, Batang Toru, Sipirok, Marancar, Muara Batang Toru, Tano Tombangan Angkola, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Angkola Muaratais, Saipar Dolok Hole, dan Arse.

Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi pekan lalu. Saat itu sejumlah daerah aliran sungai (DAS) di wilayah itu meluap dipicu hujan yang beberapa hari tak henti-henti.

Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Julkarnaen Siregar, mengatakan pihaknya terus bekerja keras melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan skala kerusakan.

"Tim gabungan dari BNPD, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan relawan dibantu masyarakat terus melakukan pencafian warga yang masih hilang. Penyaluran bantuan juga terus dilakukan," katanya, melansir Antara, Minggu 8 Desember 2025.

Ia juga menyampaikan bahwasanya Pemkab Tapsel juga sudah memperpanjang masa tanggap darurat bencana mulai 8 - 21 Desember 2025, setelah tanggap darurat awal 24 November - 7 Desember berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini