LPS: 1 Bank Umum, 130 BPR dan 16 BPRS Dilikuidasi

total aset LPS di tahun 2025 meningkat 13,6 persen dari tahun sebelumnya, menjadi Rp276,2 triliun (unaudited).

Suhardiman
Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:59 WIB
LPS: 1 Bank Umum, 130 BPR dan 16 BPRS Dilikuidasi
Karyawan membersihkan logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta. [Antara]
Baca 10 detik
  • LPS telah melikuidasi 1 bank umum, 130 BPR, dan 16 BPRS, serta melakukan penempatan modal dan konversi modal cepat.
  • Rata-rata waktu pembayaran klaim nasabah penyimpan kini dipercepat menjadi lima hari kerja sejak pencabutan izin usaha.
  • Total aset LPS tahun 2025 mencapai Rp276,2 triliun, dengan program strategis 2026 termasuk penjaminan polis tahun 2027.

SuaraSumut.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga saat ini telah melikuidasi 1 bank umum, 130 BPR dan 16 BPRS, serta melakukan penempatan modal sementara pada 1 bank umum dan konversi modal (bail-in) pada 1 BPR. Setiap likuidasi bank dilakukan oleh LPS dengan cepat dan efektif.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

"LPS telah melakukan resolusi bank dengan cara likuidasi pada 1 bank umum, 130 BPR dan 16 BPRS," katanya.

Farid mengatakan bahwa pembayaran klaim kepada nasabah penyimpan semakin cepat. Saat ini, rata-rata waktu pembayaran klaim pertama kali sejak bank dicabut izin usahanya sudah mencapai 5 hari kerja.

"Ini sudah jauh lebih cepat dari 5 tahun lalu yang memerlukan waktu hingga 14 hari kerja," ujarnya.

Farid menambahkan, total aset LPS di tahun 2025 meningkat 13,6 persen dari tahun sebelumnya, menjadi Rp276,2 triliun (unaudited).

LPS juga membukukan surplus pada tahun 2025 sebesar Rp33,8 triliun, naik 13,8 persen dari tahun sebelumnya. Selanjutnya, Cadangan Penjaminan LPS meningkat 13,3 persen menjadi Rp213,4 triliun.

LPS juga memaparkan program-program strategis di tahun 2026, seperti akselerasi persiapan program penjaminan polis agar dapat diimplementasikan pada tahun 2027, program IT BPR.

Selain itu, berbagai program peningkatan literasi keuangan dan penjaminan yang menyasar pada penurunan jumlah masyarakat Indonesia yang tidak memiliki rekening bank (unbanked), yang akan dilaksanakan secara inklusif, intensif, dan kolaboratif bersama lembaga-lembaga anggota KSSK lainnya, lembaga/Kementerian terkait, dan pelaku industri keuangan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu menegaskan bahwa di tahun 2026 merupakan the Great Leap bagi LPS.

"Kami akan menggunakan segenap sumber daya LPS untuk menjadi lembaga resolusi yang terdepan dan terpercaya di kawasan regional dalam melaksanakan penjaminan serta resolusi bank dan perusahaan asuransi guna turut serta memelihara stabilitas sistem keuangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini