Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?

Menurut Fars, kelima syarat dari Iran tersebut diajukan sebagai balasan atas 14 poin usulan dari pihak Amerika.

Suhardiman
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
Bendera Iran [Unsplash/Sina]
Baca 10 detik
  • Iran mengajukan lima syarat jaminan kepada Amerika Serikat melalui mediator Pakistan untuk melanjutkan kembali perundingan diplomatik resmi.
  • Syarat tersebut mencakup penghentian perang, pencabutan sanksi, pencairan aset, kompensasi kerusakan, serta pengakuan kedaulatan Iran di Selat Hormuz.
  • Tuntutan ini disampaikan sebagai tanggapan atas proposal Amerika Serikat yang dianggap memberatkan dan memicu ketidakpercayaan di pihak Iran.

SuaraSumut.id - Iran dikabarkan mengajukan lima syarat sebelum bersedia melanjutkan putaran kedua perundingan dengan Amerika Serikat.

Langkah ini disebut sebagai upaya Teheran untuk membangun kembali kepercayaan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Kantor Berita Fars mengungkapkan, Iran menilai syarat-syarat itu sebagai "jaminan minimum" yang harus dipenuhi sebelum negosiasi lanjutan dengan Washington kembali dilakukan.

Iran meminta penghentian perang di seluruh wilayah konflik, khususnya Lebanon.
Selain itu, Teheran juga menuntut pencabutan sanksi, pencairan aset Iran yang dibekukan, kompensasi atas kerusakan perang, serta pengakuan atas hak kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

Iran juga telah menyampaikan kepada Pakistan, selaku mediator, bahwa keberlanjutan blokade laut AS di Laut Arab dan Teluk Oman setelah gencatan senjata semakin meningkatkan rasa ketidakpercayaan Iran untuk melakukan pembicaraan terbaru soal negosiasi dengan AS, menurut sumber tersebut.

Laporan tersebut menambahkan tuntutan Iran itu semata-mata demi menciptakan kepercayaan untuk kembali ke meja perundingan. Teheran pun meyakini negosiasi tak dapat dimulai tanpa perwujudan konkret atas kelima syarat tersebut.

Menurut Fars, kelima syarat dari Iran tersebut diajukan sebagai balasan atas 14 poin usulan dari pihak Amerika. Usulan Amerika dinilai terlalu berat sebelah dan hanya sebagai upaya mengamankan tujuan yang gagal dicapai dalam perang.

Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari yang memicu serangan balasan Iran terhadap Israel dan sekutu-sekutu AS di Teluk Persia hingga blokade Selat Hormuz.

Gencatan senjata pun berhasil tercapai pada 8 April lewat mediasi Pakistan. Namun kemudian, negosiasi yang berjalan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden Trump hingga waktu yang tak ditentukan.

Pada Minggu (10/5), Iran menyampaikan kepada Pakistan atas respons mereka terhadap proposal AS untuk mengakhiri perang. Presiden AS Donald Trump menyebut respons Iran itu benar-benar tak dapat diterima. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini