Akademisi USU: Pemulihan Pascabencana Tak Cukup Hanya Bangun Rumah

Pemulihan pascabencana di Sumut tak cukup hanya bangun rumah dan infrastruktur. Akademisi USU ingatkan pentingnya pulihkan ekonomi, pendidikan, dan kehidupan normal warga.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 07 September 2026 | 15:31 WIB
Akademisi USU: Pemulihan Pascabencana Tak Cukup Hanya Bangun Rumah
Ilustrasi - Huntap di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam selesai dibangun. [ANTARA/Yusrizal/am]
Baca 10 detik
  • Akademisi USU Wahyu Ario Pratomo menyatakan pemulihan pascabencana di Sumatera Utara harus mencakup akses layanan dasar hingga ekonomi warga.
  • Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau infrastruktur dan mendorong percepatan pemulihan di Tapanuli Tengah, Sibolga, serta Tapanuli Selatan pada Jumat, 4 September 2026.
  • Pemerintah daerah diminta berkolaborasi dengan pusat guna mempercepat penanganan hunian serta pemulihan mata pencaharian masyarakat terdampak banjir dan longsor.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke sejumlah wilayah terdampak, Gibran mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara.

“Pejabat daerah adalah ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Turun langsung ke lapangan, cek apa yang masih kurang, cek kondisi warga,” kata Gibran.

Wapres juga meminta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) memastikan berbagai kebutuhan dan kendala masyarakat selama masa transisi dapat ditangani secara langsung.

Kebutuhan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan hunian, akses serta layanan publik, hingga pemulihan aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.

Baca Juga:Kebakaran Pabrik Sabun KEK Sei Mangkei Bermula dari Lantai 3

Gibran meminta pemerintah daerah tidak membiarkan masyarakat menunggu terlalu lama ketika menghadapi kendala dalam proses pemulihan. Setiap persoalan, menurutnya, perlu segera diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar dapat memperoleh penyelesaian.

Bagi Wahyu, kecepatan sekaligus ketepatan pemulihan menjadi kunci agar masyarakat terdampak bencana tidak berlarut-larut berada dalam kondisi transisi. Pemulihan yang menyeluruh, kata dia, pada akhirnya harus bermuara pada kembalinya kehidupan warga secara aman, mandiri, dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini