SuaraSumut.id - Seorang gadis remaja bernama Yanti (13) ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Mangaan 2 Medan.
Gadis remaja tersebut ditemukan diduga dengan kondisi luka di sekujur tubuhnya. Gadis tersebut dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (8/9/2020).
Informasi dihimpun Suaraindonesia.co.id-jaringan Suara.com, kasusnya telah ditangani Polsek Medan Labuhan sesuai dengan laporan polisi No. LP/670/IX/SU/2020.
Kisah pilu Yanti berawal saat dirinya masih kecil dijemput oleh YZ (53) dari Nias. Yanti lalu dibawa ke rumahnya di Jalan Mangaan 2 Mabar, Medan dan dijadikan anak angkatnya.
Ia disekolahkan hingga SMP di Medan. Awalnya semua berjalan biasa. Hingga Kamis (3/9/2020) Yanti ditemukan tergeletak di depan teras rumah warga yang tak jauh dari rumah keluarga angkatnya.
Warga menemukan Yanti dengan luka di sekujur tubuhnya. Peristiwa tersebut dilaporkan ke kepala lingkungan dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas setempat. Yanti kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari membenarkan adanya laporan tersebut.
"Sudah membuat laporan (LP) dan segera diproses. Saat ini masih minta keterangan saksi, dan Korban masih dirawat di rumah sakit," katanya.
Pihak Keluarga Bantah
Baca Juga: Bantah Putranya Aniaya Deanni, Ini Kronologi Versi Chintami Atmanegara
Sementara itu, pihak keluarga membantah jika Yanti (13) merupakan korban tindak kekerasan oleh keluarga.
Hal itu dikatakan pihak keluarga tempat tinggal korban yang tak lain adalah kerabat dekat dari Yanti melalui kuasa hukumnya Ruben Panggabean saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (11/9/2020).
"Pertama kami ingin mengklarifikasi terkait adanya informasi yang beredar bahwa adik kami Yanti lari dari rumah karena mendapat penganiayaan. Hal tersebut tidaklah benar," kata Ruben Panggabean.
Ruben menjelaskan, Yanti Zega tinggal dirumah adik dari ayahnya (udak) di kawasan Kecamatan Medan Deli. Pada 4 September 2020, kata Ruben, Yanti pergi meninggalkan rumah. Keluarga mendapat kabar jika dia ditemukan oleh warga.
Pihak keluarga yakni kakak kandung korban Hendra Marikurnia Zega kemudian mendatangi rumah warga yang menolong Yanti. Ia lalu membujuk agar Yanti pulang ke rumah.
"Dari dialog itu, Yanti mengatakan kepada abangnya jika belum ingin pulang karena takut dimarahi oleh udaknya. Sehingga pemilik rumah mengatakan kepada Hendra agar Yanti bisa tinggal dirumahnya untuk sementara," kata Ruben.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ban Motor! Ini Alasan Harus Ganti Ban Sebelum Liburan Isra Miraj
-
Diskon Tiket Kereta 10 Persen Buat Alumni-Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi, Ini Cara Daftarnya
-
Libur Panjang Isra Miraj, KAI Sumut Sediakan 34.288 Tiket Kereta
-
Pria Aceh Ditangkap Bawa 1,9 Kg Sabu ke Jakarta saat Hendak Naik Pesawat
-
57 Saksi Kasus Korupsi Beasiswa Rp420,5 Miliar di Aceh Diperiksa