SuaraSumut.id - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mencabut Surat Edaran (SE) tentang Program Stickering.
Surat Edaran Nomor 540/9186 tentang Program Stickering diterbitkan pada pada tanggal 2 Juli 2020.
Pencabutan dilakukan atas usulan anggota DPR Aceh yang menyebutkan pelaksanaan edaran tersebut belum efektif.
"Pada prinsipnya tujuan program stikering untuk adanya ketertiban dalam penyaluran BBM jenis premium dan solar bersubsidi," kata Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Aceh, Mahdinur dilansir Antara, Jumat (16/10/2020).
Sesuai surat tersebut, kata Mahdinur, Pertamina akan mengambil langkah-langkah evaluasi.
Pihaknya melanjutkan distribusi BBM bersubsidi sebagaimana masa program stickering belum diberlakukan.
Pemerintah memberikan kuota untuk dua jenis BBM yang diperuntukan kepada yang lebih tepat sasaran seperti mobil niaga, kendaraan umum labi-labi, mobil dengan ron rendah.
Selama dua bulan lebih program dijalankan, ada pihak yang tidak setuju dengan pelaksanaan kegiatan stickering tersebut.
Padahal, kata Mahdinur, secara nyata bisa dilihat di seluruh SPBU di Aceh. Antrian-antrian mobil telah terurai dan kemacetan di SPBU tidak lagi terjadi.
Baca Juga: Belum Kantongi Izin, Warga Blokir Akses Masuk Galian Tanah di Gunung Putri
"Dengan segala pertimbangan yang ada, maka Plt Gubernur mengambil keputusan untuk mengevaluasi kembali surat edaran itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja