SuaraSumut.id - Sebanyak 683 warga terjaring razia yustisi protokol kesehatan di Banda Aceh dan Aceh Besar, pada 12 hingga 14 November 2020.
Mereka yang terjaring razia langsung diberi sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
"Satpol PP dan WH Aceh melakukan operasi yustisi Protkes mendapat dukungan penuh dari Pangdam Iskandar Muda dan Kapolda Aceh," kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani, dilansir Antara, Minggu (15/11/2020).
Operasi yustisi ini berdasarkan (Pergub) Aceh Nomor 51 Tahun 2020 tentang Peningkatan Penanganan Covid-19.
"Semuanya tidak memakai masker diberi sanksi teguran lisan, tertulis, sanksi sosial, dan kerja sosial. Ada yang dinasihati, ada yang diminta baca Al-quran, ada juga yang harus mengutip sampah," ujarnya.
Selain memberi sanksi, petugas juga mengdukasi warga untuk meningkatkan kepatuhan menjalankan Protkes, mulai memakai masker, yang dinilai salah satu cara efektif mencegah penularan virus corona.
"Pemakaian masker yang benar oleh setiap orang dapat menekan potensi penularan corona hingga nol persen," katanya.
Operasi yustisi protokol kesehatan penting dilakukan karena Aceh merupakan zona oranye. Sedikit saja kita lengah, apalagi banyak yang abai pada Protkes, bisa menjadi ke zona merah, zona risiko tinggi penularan COVID19, katanya lagi.
Secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh telah mencapai 7.862 orang diantaranya 1.275 orang masih dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri, 6.291 orang telah sembuh dan 296 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Jika Kasus Covid-19 Terkendali, Cuti Bersama Akhir Tahun Lanjut Terus
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
1.017 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026
-
Sosok Jully Yandi Saputra: Kreator 'Mak-Mak Aceh' Sukses Bangun Bisnis UMKM