SuaraSumut.id - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar wisuda secara drive thru, pada Sabtu 28 November 2020. Para wisudawan menggunakan mobil hingga sepeda motor dan becak mesin.
Namun, berbeda dengan Rahmat Saputra, wisudawan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol Jurusan Teknik Elektro PNL. Ia menumpangi becak dayung sudah dihias.
Ditemani oleh temannya sebagai pendayung becak, Rahmat menghadap Direktur PNL, Rizal Syahyadi untuk menerima ijazah dan memindahkan tali kuncir toga.
Momen ini diabadikan para wisudawan lainnya menggunakan ponsel. Ia mengaku, itu merupakan inisiatifnya sendiri memilih naik becak dayung.
"Karena melihat teman-teman lain banyak yang menggunakan mobil, sepeda motor dan becak mesin. Sebelumnya saya berpikir, kenapa tidak menggunakan sepeda atau becak dayung saja, bertujuan mengangkat konsep kesederhanaan, bukan untuk menarik perhatian. Buat apa kita melebih-lebihkan penampilan apabila kita itu tidak mampu. Saya sendiri menunjukkan apa adanya," kata Rahmat.
Rahmat merasa wisuda secara drive thru itu baginya sangat memuaskan, meski jauh berbeda dibandingkan wisuda para lulusan tahun-tahun sebelumnya.
"Satu sisi terlihat kurang meriah karena sistem wisuda lapangan seperti itu. Tapi saya bersyukur juga masih bisa terlaksanakan wisuda secara langsung seperti ini. Apabila dilakukan secara virtual tentu jauh dari kesempurnaan," ucapnya.
Wisudawan lainnya, Amaliaburga Gianina Gleda, mengucapkan terima kasih kepada PNL karena tetap menggelar wisuda di tengah pandemi.
"Dengan wisuda ini bagi saya pribadi merasa puas, karena kampus Poltek masih bisa menggelar wisuda di tengah kondisi seperti ini (Covid-19). Saya melihat cukup baik," ujar Amaliaburga yang merupakan lulusan dari Jurusan Teknik Sipil.
Baca Juga: Cabuli Santri, Kasasi Mantan Pimpinan Dayah dan Guru Ngaji Ditolak MA
Para peserta wisuda itu tampak memakai face shield dan masker sebagai salah satu penerapan protokol kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham
-
SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang