SuaraSumut.id - Polisi memeriksa 45 orang saksi untuk mengusut misteri hilangnya tiga bocah di Langkat, Sumut.
Pemeriksaan dilakukan guna mencari penyebab hilangnya tiga bocah tersebut.
"Hingga saat ini sudah ada 60 orang saksi yang diperiksa dalam rangka penyelidikan dalam kasus ini," kata Wakapolres Langkat Kompol Hairil Sani, Jumat (4/12/2020).
Sebelumnya, polisi juga telah membentuk tim dan melibatkan anjing pelacak untuk mencari keberadaan ketiga bocah.
Pencarian ketiga bocah itu difokuskan di dalam kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT LNK. Namun, hingga saat ini keberadaan ketinya belum ditemukan.
Diberitakan, ketiga bocah itu hilang sejak Minggu (18/10/2020). Mereka bermain-main di kawasan perkebunan kelapa sawit PT LNK.
Ketiga bocah yang hilang adalah Yogi Tri Herlambang, Nizam Aufa, Alfisa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026
-
41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu