SuaraSumut.id - Petugas Polres Langkat menangkap 48 orang preman. Mereka diamankan dari lima mobil saat hendak menuju Kecamatan Padang Tualang, Langkat, pada Senin (21/12/2020).
Dari para preman disita barang bukti 32 senjata tajam, seperti pisau, kampak, samurai dan gunting.
"Penangkapan ini murni dalam penegakan hukum, karena ada sekelompok orang datang ke Langkat ingin membuat aksi aksi teror," kata Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, dilansir dari Antara, Selasa (22/12/2020).
Dari pelaku yang ditangkap, kata Suranta, sebanyak 11 orang dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.
"Saat ditangkap mereka dalam pengaruh minuman keras. Aksi premanisme ini tidak boleh ada menjelang Tahun Baru, harus ditertibkan," ujarnya.
Selain itu, ada 11 orang dipersangkakan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1955 dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.
Ia menyebut, kemungkinan tersangka lainnya juga akan bertambah, karena masih ada yang dalam pengejaran petugas.
"Kami akan kejar aktor intelektualnya, Langkat harus aman, tidak boleh ada aksi premanisme, yang bisa meresahkan warga," pungkasnya.
Baca Juga: Keuskupan Agung Medan Perbolehkan Ibadah Natal di Gereja
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli
-
Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi