SuaraSumut.id - Pemkab Kabupaten Aceh Barat menargetkan produksi 34.800 ton padi sebagai bahan pangan di musim tanam rendangan 2021. Di mana areal sawah seluas 5.800 hektare.
"Di musim tanam rendengan ini, kita menargetkan rata-rata produktivitas padi petani minimal mencapai enam ton per hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat Naswir di Meulaboh, Senin (11/1/2021).
Target produksi 34.800 ton padi disebabkan belum banyaknya petani yang menanam padi karena faktor alam.
Diantaranya masih tingginya potensi curah hujan sehingga petani khawatir tanaman padi akan terendam banjir, serta sejumlah kendala lain seperti faktor gangguan disebabkan cuaca.
Biasanya pada musim tanam gadu 2020 lalu, jumlah luas sawah yang ditanami padi oleh petani mencapai 10.153 hektare, dengan produksi padi mencapai 60.918 ton hingga mencapai 70.000 ton lebih.
Meski luas lahan sawah yang ditanami pada musim tanam rendengan turun 50 persen, hal itu tidak berdampak terhadap kebutuhan pangan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan padi.
Karena produksi padi petani di daerah ini masih tersimpan setelah dilakukan panen pada musim tanam gadu pada akhir tahun 2020 lalu.
"Jadi ada kebiasaan petani di Aceh Barat yang menyimpan hasil padi usai ditanam, sehingga sebagian besar petani masih menyimpan padi sebagai kebutuhan pokok untuk kebutuhan stok pangan," pungkasnya. [Antara]
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas di Aceh Barat, Diduga Kecelakaan Tunggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak