SuaraSumut.id - Polres Nagan Raya, Aceh tengah menyelidiki tewasnya Julianto (35), warga Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, kabupaten setempat, setelah sebelumnya tenggelam di kawasan sungai di daerah ini pada Minggu (31/1/2021) jelang malam.
Korban diduga tewas tenggelam usai mencuri tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, milik sebuah perusahaan perkebunan di daerah itu.
“Sejauh ini masih kami lakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab kematian korban,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Risno, sebagaimana dilansir Antara, Senin (1/2/2021) malam.
Menurut Kapolres, Julianto diduga tewas tenggelam pada saat menyeberangi sungai bersama dua rekannya masing-masing berinisial DM (30) dan SB (44), warga Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.
Sebelumnya, Julianto bersama rekannya berinisial DM memotong tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di lahan perkebunan milik PT Socfindo Seunagan, di Blok 35 Kuala Pesisir, Nagan Raya.
Kemudian, saksi dan korban melihat seseorang menggunakan satu unit sepeda motor memakai helm dan jaket warna cokelat melintas di sekitar lokasi.
Diduga karena ketakutan, korban dan rekannya berusaha lari ke arah sungai kecil dan berupaya mengarungi sungai dengan cara berenang.
Namun, ketika dua rekan korban tiba di seberang sungai, tidak melihat korban Julianto yang berenang di belakang.
Setelah kedua rekan korban menunggu di pinggir sungai, korban Julianto juga tidak terlihat, sehingga keduanya berinisiatif mencari keberadaan rekannya, dan tetap saja tidak ditemukan.
Baca Juga: Atasi Konflik Gajah dan Manusia di Aceh, BKSDA Turunkan Tim Gabungan
“Peristiwa hilangnya korban kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan kemudian masyarakat mencari korban di tempat korban menyeberang,” kata Kapolres Risno menambahkan.
Korban Julianto kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi yang berada tidak jauh dari korban dinyatakan menghilang.
“Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan saat jenazah korban dimandikan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban. Saat ini kami masih mendalami terkait penyebab meninggalnya korban,” demikian AKBP Risno.
Berita Terkait
-
Atasi Konflik Gajah dan Manusia di Aceh, BKSDA Turunkan Tim Gabungan
-
Hakimi Maling hingga Tewas, Bapak dan 2 Anak Jadi Tersangka
-
Maling di Sumut Tewas saat Beraksi, Pemilik Rumah dan Anak Jadi Tersangka
-
Pemkab Nagan Raya Alokasi Beasiswa Rp 2,6 Miliar Bagi Mahasiswa dan Santri
-
5.000 Hektare Hutan Lindung Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Indosat Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional
-
Promo Indomaret Hari Ini 6 Mei 2026, Hemat 33 Persen Susu Anak
-
Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
-
Kebakaran Hebat di Lhokseumawe: 77 Rumah Ludes Terbakar, Ratusan Warga Mengungsi
-
Oknum Jaksa Diperiksa Kasus Dugaan Perselingkuhan dengan CPNS