SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memanggil pejabat terkait dalam peristiwa kerumunan penonton saat pertandingan futsal.
"Sudah saya panggil (pejabat) itu tapi dia tidak datang, mungkin setelah kegiatan ini dia akan menghadap saya," kata Edy, Selasa (2/2/2021).
Edy mengaku, akan menanyakan kepada pejabat terkait mengapa terjadi kerumunan itu.
Kerumunan penonton mencuat setelah video pertandingan final futsal yang disebut-sebut antara Polsek Medan Kota versus Al Washliyah beredar di media sosial.
"Saya mau tanya mengapa masih seperti itu. Kita masih mendisiplinkan ini, masih susah sekali mendisiplinkan, kadang di malam hari ada acara perkawinan," ujarnya.
Saat ini Pemerintah Provinsi Sumut tengah gencar melakukan penertiban terhadap masyarakat guna menekan laju kasus Covid-19.
PPKM diharapkan menjadi upaya untuk memperkecil ruang penularan di masyarakat. Apalagi, jumlah kasus Covid-19 di Sumut kembali menunjukkan penambahan angka yang signifikan.
"Ini kita maklumi karena kebiasaan itu sudah berjalan bertahun-tahun dan tahu-tahu ada Covid-19 dan masyarakat belum bisa menaati apa yang menjadi keharusan saat ini," ungkapnya.
Terhadap kerumunan itu, kata Edy, selanjutnya akan dilakukan tracing untuk memastikan kerumunan tersebut tidak menjadi kluster baru.
Baca Juga: Dua Bocah SD Nyanyi Sindir Kebijakan Pemerintah, Cak Imin Sentil Mendikbud
"Kita akan lakukan tracing nantinya, ini petugas kesehatan sudah siap," bebernya.
Tidak lama berselang, Pelaksana tugas Dispora Sumut, Baharuddin Siagian masuk ke Rumah Dinas Gubernur Sumut.
Setelah sekitar 20 menit bertemu, Baharuddin kemudian keluar dan menjelaskan soal dirinya dipanggil Gubernur Sumut.
"Saya dipanggil pak gubernur, dan sudah saya jelaskan bagaimana penerbitan pinjam pakai GOR Mini Pemprov Sumut untuk pertandingan futsal," kata Baharudin.
Ia mengatakan, penerbitan surat pemakaian GOR Mini dikeluarkan setelah pihak panitia menyerahkan surat pengajuan, dan menyatakan akan menaati aturan terkait protokol kesehatan.
"Dalam kegiatan kita memberikan persyaratan, yakni bebas Covid-19, menerapkan protokol kesehatan dan pertandingan tanpa penonton. Tapi di hari Minggu itu penonton lumayan lah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Viral Jalan Tol Bisa 'Bernyanyi' Lagu Happy Birthday, Warganet: Ngeri
-
Viral Sopir Angkot Senggol Polisi hingga Terjatuh, Warganet: Usut Tuntas!
-
Viral Kerumunan Penonton saat Tanding Futsal, Gubsu: Tanya Kadispora
-
Viral Tukang Cilok Jualan Naik Motor Sport, Publik: Ini Baru Ninja Sejati!
-
Viral Kerumunan Penonton saat Tanding Futsal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop
-
Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M
-
Maling AC di Medan Ditangkap Usai Beraksi, Nekat Mencuri karena Narkoba
-
7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman
-
7 Game Seru untuk Dimainkan Saat Kumpul Bareng Keluarga, Bikin Suasana Makin Ramai