SuaraSumut.id - Pililihan Kepala Desa (Pikades) serentak di Kabupaten Aceh Barat Daya ditunda hingga tahun 2022. Pilkades serentak ditunda kerena minimnya alokasi anggaran di tengah pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat Daya Thamrin, usai rapat pelaksanaan pilkades serentak 2021, dilansir dari Antara, Rabu (3/2/2021).
"Pilkades kita tunda. Rencana sebelumnya, pilkades digelar tahun ini," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat Daya Thamrin, dilansir dari Antara, Rabu (3/2/2021).
Thamrin mengatakan, kebijakan penundaan dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya lantaran keterbatasan anggaran.
"Anggaran pelaksanaan pilkades serentak sebelumnya direncanakan tidak dalam jumlah yang cukup. Terutama untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri," ujarnya.
Thamrin mengatakan, Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim juga bersikap bahwa pelaksanaan pilkades di tengah pandemi Covid-19 untuk sementara ditunda sambil menunggu pengkajian lebih lanjut.
"Bapak Bupati dalam rapat koordinasi juga bersikap untuk sementara ditunda dulu, sambil melakukan pengkajian lebih lanjut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
1.017 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026
-
Sosok Jully Yandi Saputra: Kreator 'Mak-Mak Aceh' Sukses Bangun Bisnis UMKM