SuaraSumut.id - Pertandingan futsal yang viral karena melanggar protokol kesehatan berbuntut dicopotnya dua perwira di jajaran Polrestabes Medan.
Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Aiptu Ainul Yaqin dicopot dari jabatannya.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pengganti kedua perwira itu berasal dari Brimob.
"(Penggantinya) dari Brimob," kata Hadi, Kamis (4/2/2021).
Namun demikian, Hadi tidak merinci siapa sosok yang duduk menggantikan AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Iptu AInul Yaqin.
"Dua-duanya dari Brimob. Pastinya ada serahterima jabatan, akan segera dilakukan proses serahterima," ujarnya.
Mengenai adanya dua anggota Polri yang dicatat namanya, Hadi mengaku, saat ini sedang didalami oleh Propam Polda Sumut.
"Kita dalami semuanya, apakah tandatangan itu dipalsukan atau tidak. Berdasarkan keterangan yang disampaikan panitia penyelenggara, ia mengakui bahwa itu dipalsukan," ungkapnya.
Hadi menambahkan, kegiatan itu tidak memiliki izin dari kepolisian. Menurutnya, pihak kepolisian di masa pandemi tidak mengeluarkan izin.
Baca Juga: 5 Bulan Buron, Pemerkosa Anak Disabilitas di Bantul Sempat Kabur ke Lampung
"Jadi pihak kepolisian di dalam masa pandemi ini tegas untuk tidak mengeluarkan izin keramaian," katanya.
Diketahui, AKP Ricky Pripurna Atmaja dicopot karena dinilai lalai tidak mengetahui adanya penyelenggaraan turnamen yang menyebabkan kerumunan. Padahal, lokasi itu masuk wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.
Sementara itu, Aiptu Ainul Yaqin dicopot karena sebagai peserta dalam pertandingan futsal tersebut.
"Siapapun yang melanggar, sesuai instruksi bapak Kapolda Sumut, baik sipil maupun anggota Polri akan diberikan sanksi tegas," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021) malam.
Dalam kasus ini pihak penyelenggara berinisial BNTG (44) juga ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka tidak hanya menyebabkan kerumunan, namun juga mencatut nama dan logo Polda Sumut dalam pengelaran turnamen itu.
Sebelumnya, Viral video pertandingan futsal dengan kondisi ramai penonton di Sumut. Dalam video disebut pertandingan final antara Polsek Medan Kota Vs Al-Wasliyah.
Berita Terkait
-
Buntut Tanding Futsal Bikin Kerumunan, Kapolsek-Kanit Reskrim Dicopot
-
Polisi Tetapkan Penyelenggara Futsal Bikin Kerumunan Jadi Tersangka
-
Tanding Futsal Bikin Kerumunan, Begini Kata Kapolrestabes Medan
-
Gubsu Panggil Pejabat Dispora soal Viral Kerumunan Penonton Tanding Futsal
-
Viral Kerumunan Penonton saat Tanding Futsal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional