Suhardiman
Rabu, 03 Maret 2021 | 14:38 WIB
Bayi kembar siam Adam dan Aris diserahkan pihak RSUP Haji Adam Malik kepada Pemkab Labuhanbatu. [Ist]

SuaraSumut.id - Bayi kembar Adam dan Aris yang berhasil dipisahkan tim dokter RSUP Adam Malik Medan akhirnya dipulangkan.

Anak dari pasangan suami istri Supono (32) dan Nur Rahmawati (26) sudah lebih dari setahun tinggal di rumah sakit tersebut.

Mereka tak bisa menyembunyikan rasa bahagia untuk membawa pulang buah hatinya ke rumahnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (3/3/2021).

Pihak RSUP Adam Malik melakukan serah terima Adam dan Aris kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

"Perasaan saya senang. Insya Allah hari ini pulang ke rumah," kata Supono.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUP Adam Malik dan tim dokter karena membantu mencarikan rumah singgah hingga makan gratis selama di Medan.

"Alhamdulillah, membantu kami untuk tempat tinggal dan makan gratis," ujarnya.

Kepulangan mereka ke rumahnya di Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu sudah diketahui pihak keluarga lainnya.

"Rencana syukuran seminggu atau setengah bulan ke depan. Butuh istirahat, mereka kan tak mau dipaksa, takutnya kecapean," katanya.

Direktur Utama RSUP Adam Malik, Zainal Safri mengatakan, kondisi Adam dan Aris cukup sehat. Bahkan vaksinnya juga sudah diberikan.

Baca Juga: Wajar Sri Mulyani Murka, Penerimaan Turun Pegawai Pajak Malah Terima Suap

"Tinggal kita sudah arahkan, tanggal ulangan booster vaccine, seperti hepatitis sudah ditentukan. Rasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ungkapnya.

Keberhasilan operasi pemisahan bayi kembar Adam dan Aris adalah yang keempat dengan tim dokter yang sama dan mandiri.

"Ini yang keempat dengan tim yang sama, cukup mandiri tim ini. Dari awal sampai sekarang cukup solid dan Insya Allah selalu lebih baik hasilnya," jelasnya.

Plt. Bupati Labuhanbatu, Yusuf Siagian mengatakan, kesehatan Adam dan Aris menjadi tanggung jawab Pemkab Labuhanbatu usai diserahkan.

Pihaknya sudah menyiapkan tim penanganan untuk mengecek kesehatan Adam dan Aris secara berkala.

"Tetap kita lakukan berkala, itu nantinya khusus untuk spesialis anak ini akamn kita lakukan per 3 hari. Kalau ada sesuatu mudah-mudahan ini tetap berjalan aman. Dari puskesmas juga," jelasnya.

Load More