SuaraSumut.id - Polda Sumut bersama dokter forensik akan melakukan ekshumasi (penggalian kubur) almarhum Joko Dedi, korban dugaan penyiksaan di Polsek Sunggal.
Ekshumasi akan dilakukan di Perkuburan Umum Muslim, di Desa Saentis, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.
Hal ini berdasarkan Surat Undangan Penggalian Kubur/Ekshumasi Nomor: B/1860/III/Res. 1.6/2021/Ditreskrimum tertanggal 09 Maret 2021. LBH Medan akan mengawal ekshumasi tersebut secara maksimal, objektif, transparan dan independen.
"Ini untuk membuat terang-benderang dugaan tindak pidana penyiksaan terhadap almarhum Joko Dedi Kurniawan. Selain itu, untuk memberi keadilan dan kepastian hukum terhadap masyarakat, khususunya pihak keluarga," kata Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra, dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).
LBH Medan juga mendesak Komnas HAM, LPSK RI dan IDI untuk turun langsung melihat atau memantau jalanya ekshumasi.
"Kita juga mendesak Ombudsman RI guna mencegah adanya dugaan potensi mal administrasi (multi) tafsir hasil pemeriksaan dokter forensik nantinya," ujarnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyebut dua tahanan itu meninggal karena sakit. Belakangan klaim itu dibantah LBH Medan dengan bukti rekam medis keduanya dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
LBH Medan telah melapor ke Polda Sumut dengan Nomor: STTLP/1924/X/2020/SUMUT/ SPKT”I” sekaligus melaporkan pelanggaran kode etik di Propam Polda Sumut pada 07 Oktober 2020 dengan Nomor:STPL/59/Propam Polda/Sumut/2020.
Bahwa atas Laporan tersebut pihak kepolisian daerah Sumut melalui Ditreskrimum sudah melakukan pemeriksaan/wawancara saksi yang dihadirkan oleh Pelapor/korban diantaranya adik kandung mendiang Joko Dedi Kurniawan yakni Sri Rahayu, Wardoyo dan pamannya Edi Sartono.
Baca Juga: Anggota DPRD Lampung Ancam Bawa Aparat Keamanan Panggil Perusahaan Tapioka
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Herman di Penjara, LBH Samarinda: Polisi Harus Transparan
-
Catat 15 Orang Mati Ditembak Saat AG, LBH Sebut Polisi Beri Uang Bungkam
-
2 Begal di Medan Tewas Disiksa, LBH Sebut Dijadikan Pencitraan Polisi di TV
-
Oknum TNI Pukuli Warga saat Razia Masker, LBH Nilai Sewenang-wenang
-
Terancam Digusur, Pensiunan PTPN II Mengadu ke LBH Medan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana