SuaraSumut.id - Kota Medan, Sumatera Utara, menempati satu peredaran Narkoba (narkotika, dan obat-obatan terlarang) di Indonesia. Dari jumlah tangkapan Polrestabes Medan dalam kurun waktu tiga bulan lebih, Januari hingga 12 April 2021, menangani 604 kasus dengan jumlah tersangka 770 orang.
Bahkan, jumlah tahanan Polrestabes Medan sebanyak 1.800 orang dengan mayoritas narkoba, hampir menyamai dengan tahanan Polda Jawa Tengah. Angka yang luar biasa bila dibandingkan antara kota dengan provinsi.
Hal tersebut menjadi perhatian Wali Kota Medan Bobby Nasution, saat menghadiri acara Deklarasi Tolak Narkoba Menuju Sumut Bersinar (Bersih, Bebas Narkoba), dan pemusnahan barang bukti narkoba di Polrestabes Medan, Rabu (14/4/2021) sore.
"Ini bukan prestasi bagi masyarakat," kata Bobby.
Oleh sebab itu, Bobby mengajak semua pihak untuk berkomitmen menjauhi narkoba.
"(Pengungkapan) Ini prestasi untuk jajaran Polrestabes Medan, makanya kita imbau hari ini. Pemko Medan berkomitmen untuk tidak main-main dengan narkoba," katanya.
Menurut Bobby, jumlah 604 kasus narkoba selama tiga bulan di Medan, merupakan angka yang luar biasa, yang menunjukkan masih masifnya peredaran narkoba.
"Pak Kapolrestabes Medan menceritakan tangkapannya dalam tiga bulan ini mencapai 604 tangkapan, ini luar biasa karena itu tinggalkanlah narkoba," katanya.
Ke depannya, Pemko Medan akan menempuh tindakan preventif dengan mengedukasi generasi muda untuk tidak menyentuh barang haram yang sangat merusak tersebut.
Baca Juga: Anggota DPR yang Dapat Vaksin Nusantara di RSPAD Jadi Sampel Penelitian
"Kami pemerintah kota Medan dengan Forkopimda, melakukan langkah preventif, salah tujuan kita juga mengedukasi masyarakat mulai dari anak-anak dan remaja," ujarnya.
"Juga sampai ke tingkat kecil yaitu lingkungan, sampai ke tingkat paling kecil, setiap kecamatan, setiap kelurahan, itu nanti ada tempat-tempat untuk berkreasi tempat-tempat berolahraga, wifi, kalau banyak aktivitasnya pengguna narkoba menjadi semakin sedikit," sambungnya.
Kami Berat Bekerja Sendiri
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, pihaknya berat bekerja sendiri memberantas maraknya peredaran narkoba di Medan. Untuk itu, Riko mengajak seluruh pihak untuk bersinergi memberantas narkoba di Medan.
"Didukung rekan-rekan sekalian. Niscaya kita bisa memberantas narkoba," ungkapnya.
Riko membeberkan, narkoba merupakan bisnis paling menggiurkan, tidak hanya bagi pelaku narkoba, tapi juga bagi aparat penegak hukum.
Berita Terkait
-
Polda Sumut Musnahkan 205 Kg Sabu dari 66 Kasus
-
Bobby Nasution Minta Pelayanan ASN Tetap Maksimal Selama Ramadhan
-
Hari Pertama Puasa, Polrestabes Surabaya Musnahkan Ribuan Botol Miras
-
Jelang Puasa Ramadan, Satpol PP Bantul Musnahkan Ribuan Miras
-
Wali Kota Bobby Nasution Perintahkan Kadis Atasi Sampah di Sungai Deli
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel
-
Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut