SuaraSumut.id - Rumah Sakit Martha Friska resmi berhenti menjadi RS rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Namun demikian, tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini bertugas di rumah sakit itu dipastikan akan tetap bekerja.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, nakes tersebut merupakan pahlawan di masa pandemi Covid-19 yang harus dihargai jasanya.
"Saya tidak akan lupakan pengabdian kalian semua, saya sangat mengapresiasi keberadaan kalian. Saya pastikan kalian akan tetap bekerja setelah ini. Kita akan sebar di rumah sakit-rumah sakit yang ada," kata Edy, Selasa (4/5/2021).
Sampai hari ini ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate) untuk perawatan pasien Covid-19 di Sumut masih di angka 64 persen.
Selain itu, tren kasus penyebaran Covid-19 di Sumut beberapa hari terakhir menurun. Rata-rata per minggu (26 April-2 Mei) 64 kasus per hari, dibanding minggu sebelumnya (18-24 April) 66 kasus per hari.
"Kita tentu masih butuh RS Martha Friska, tetapi tentu karena kita meminjam kita harus mengembalikannya ketika diminta pemiliknya," ujarnya.
Untuk penanganan Covid-19 dan pasien sudah pindahkan ke RS Haji Medan, Royal Prima, Murni Teguh, Adam Malik dan GL Tobing.
Diketahui, Pemprov Sumut menjadikan Rumah Sakit Martha Friska menjadi RS rujukan Covid-19 mulai April 2020.
Sejak saat itu, rumah sakit yang memiliki 110 ruangan isolasi tersebut telah mempekerjakan kurang lebih 220 tenaga medis.
Baca Juga: Asnawi Bakal Bergabung TC Timnas Indonesia Setelah Pulih Cedera
Berita Terkait
-
RS Martha Friska Medan Resmi Berhenti Layani Pasien Covid-19, Ini Alasannya
-
Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Skandal Rapid Test Bekas Kualanamu
-
Edy Rahmayadi Sindir Kepala Daerah yang Dilantik: Olahragalah Kalian
-
Lantik Kepala Daerah, Gubsu Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Malu Lagi!
-
Kontrak RS Martha Friska Sebagai Rujukan Pasien Covid-19 Tak Diperpanjang
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil
-
Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta
-
3 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Madina