SuaraSumut.id - Ribuan angkutan umum di Aceh terpaksa dikandangkan. Hal ini menyusul larangan mudik yang diberlakukan pemerintah pada 6 hingga 17 Mei 2021.
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh H Ramli mengatakan, total lebih dari 4.100 angkutan umum baik kecil maupun besar.
"Untuk bus antarprovinsi ada 500-an unit. Sedangkan angkutan umum ukuran kecil seperti L300 ada 3.600-an. Kini, semua angkutan umum tersebut tidak bisa beroperasi," katanya, dilansir Antara, Jumat (7/5/2021).
Pihaknya mendukung kebijakan pemerintah menyekat pergerakan orang antarprovinsi. Pihaknya juga mendukung penghentian angkutan umum penumpang antarprovinsi.
Namun yang menjadi persoalan pemerintah juga melarang angkutan penumpang antarkabupaten kota dalam provinsi.
"Sejumlah awak angkutan antardaerah dalam provinsi keberatan dengan kebijakan ibi. Alasannya, mereka sudah menjual tiket penumpang," katanya.
Ramli menyarankan pemerintah menunda penghentian operasional angkutan penumpang dalam provinsi hingga 10 Mei. Selanjutnya, hingga 17 Mei bisa dihentikan seperti kebijakan pemerintah.
"Ini solusi untuk angkutan yang sudah menjual tiket. Kami berharap pemerintah mengizinkannya. Ini semata-mata membantu awak angkutan yang masih kesulitan akibat dampak pandemi COVID-19," tukasnya.
Baca Juga: Sungai Cileungsi Meluap, Wilayah Bojongkulur Bogor Terendam Banjir
Berita Terkait
-
Kucing-Kucingan Mudik Numpang Bus, Siap-siap Disanksi dan Dipulangkan
-
3.000 Bus Berstiker Khusus Disiapkan Buat Layani Bepergian Selain Mudik
-
Larangan Mudik Diberlakukan, Bus AKAP Berstiker Khusus Boleh Masuk Giwangan
-
Mudik Dilarang, Banyak Bus Tak Beroperasi, Terminal di Jatim Sepi
-
Viral! Bus Karyawan Tertahan di Penyekatan Tol Cikarang, Buruh Protes
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami