SuaraSumut.id - Universitas Sumatera Utara (USU) menerima sebanyak 2.463 mahasiswa/i baru dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.327 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang lulus dari kelompok saintek dan 1.136 peserta UTBK dari kelompok soshum.
"Untuk jumlah penerima KIP-K di USU pada tahun 2021 sebanyak 556 orang, terdiri atas 292 peserta dari kelompok saintek dan 264 peserta dari kelompok soshum," kata Kepala Kantor Humas, Protokoler dan Promosi USU, Amalia Meutia, Senin (14/6/2021).
Ia mengaku, ada enam program studi favorit yang tinggi peminatnya pada tahun 2021. Diantaranya, di kelompok saintek terdiri dari Prodi Teknik Industri, Ilmu Keperawatan dan Teknik Mesin. Sementara untuk kelompok soshum yakni Prodi Ekonomi Pembangunan, Sastra Inggris dan Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Sedangkan nilai tertinggi yang diraih oleh para peserta UTBK SBMPTN 2021 berdasarkan prodi diurutkan teratas diraih oleh Prodi Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi, Teknik Industri, Teknologi Informasi dan Manajemen.
Sementara itu, keketatan persaingan UTBK di tingkat program studi yang ada di USU berada pada wilayah Prodi Farmasi, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter untuk kelompok Saintek. Sedangkan di kelompok saintek berada di wilayah Prodi Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis, Manajemen dan Psikologi.
"Bagi calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, selanjutnya dapat melakukan tahapan pengisian data UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang dilakukan secara online melalui laman https://registrasi.usu.ac.idrxg yang dibuka mulai 15 hingga 21 Juni 2021. Sednagkan pembayaran UKT pada 29 Juni hingga 5 Juli 2021. Tatacara pengisian dan pembayaran UKT ini dapat dilihat pada laman www.usu.ac.id., " katanya.
Kepada mahasiswa baru diharapkan menjalani masa perkuliahannya dengan baik meskipun di bawah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda.
"Rektor USU berharap agar para mahasiswa dan mahasiswi baru dapat beradaptasi dengan cepat dengan sistem perkuliahan yang direncanakan akan berlangsung secara hybrid. Menurut Rektor pandemi tidak berarti harus menghentikan seluruh aktivitas. Melainkan dituntut untuk semakin kreatif dan tangguh dalam memperjuangkan cita-cita dan kehidupan masa depan yang lebih baik, " katanya.
Baca Juga: Djokovic Juara French Open 2021
Dijelaskkan Amalia, USU juga telah membuka pendaftaran jalur mandiri dan Diploma 3. Masyarakat yang putera/puterinya tidak lulus di jalur SBMPTN untuk dapat mendaftarkan anaknya melalui jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) USU dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD) 2021 USU, yang pendaftaran onlinenya sudah dibuka sejak 7 Juni hingga 30 Juni 2021 melalui laman https://seleksi.usu.ac.id.
"Kedua jalur tersebut dibuka untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para lulusan SMU/SMK yang ingin melanjutkan pendidikannya ke Universitas Sumatera Utara. Namun belum beruntung lulus di jalur SNMPTN dan SBMPTN USU 2021 lalu," jelasnya.
Peserta yang berminat untuk mengikuti kedua seleksi tersebut diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 650 ribu untuk jalur SMM kelompok ujian IPA dan IPS, sementara kelompok ujian IPC dikenai biaya sebesar Rp 750 ribu.
Adapun untuk jalur SPMPD, para peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu untuk kelompok ujian IPAdan IPS, sedangkan kelompok ujian IPC harus membayar sebesar Rp 600 ribu.
Untuk pembayaran dapat dilakukan melalui Bank BNI. Ujian Tulis Mandiri dan D3 ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 9 Juli 2021, dengan lokasi ujian berada di lingkungan Kampus USU Medan.
"Hasil dari ujian Seleksi Mahasiswa Mandiri akan diumumkan pada tanggal 17 Juli 2021 mendatang yang bisa dilihat melalui laman https://seleksi.usu.ac.id dan https://usu.ac.id. Sementara hasil dari ujian tulis Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD) akan diumumkan pada tanggal 22 Juli 2021 dan bisa dilihat melalui laman yang sama dengan pengumuman Seleksi Mahasiswa Mandiri,"ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja