SuaraSumut.id - Dinas Pendidikan Medan akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) yang direncanakan pada Kamis (17/6/2021). Sejumlah sekolah sudah dipersiapkan untuk uji coba tersebut.
"Rencananya besok di SMP Negeri 1 dan 7 akan dibuat uji coba belajar tatap muka," kata Kadis Pendidikan Medan, Adlan, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (16/5/2021).
Selain SMP Negeri, sekolah SD Negeri juga akan dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Hal ini untuk mengetahui kendala yang dihadapi ketika protokol kesehatan diterapkan saat proses belajar mengajar.
"Pak Wali (Bobby) akan meninjau langsung untuk simulasinya. Apakah semua sekolah bisa ditinjau tergantung agenda beliau," jelasnya.
Sesuai arahan pemerintah pusat, jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka dibatasi maksimal 25 persen dari jumlah murid yang ada di setiap rombongan belajar.
"Satu kelas itu rata-rata 35 murid, berarti maksimal jumlah yang bisa ikut belajar tatap muka hanya sekitar 8 orang. Jadi muridnya nanti bergantian, guru tetap full disekolah. Dalam satu pekan hanya boleh maksimal dua hari untuk mengejar ketertinggalan maka guru nantinya tetap akan memerikan tugas kepada murid," tukasnya.
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Sebut Daerah yang Terapkan PPKM Tak Bisa Belajar Tatap Muka
-
Nadiem Sebut Daerah Terapkan PPKM Tidak Bisa Belajar Tatap Muka
-
Hambat Daerah yang Siap Buka Sekolah, Nadiem Diminta Tak Seragamkan Belajar Tatap Muka
-
Desak Belajar Tatap Muka Dibatalkan, Fadli Zon: Bahaya, RI Belum Bisa Kendalikan Pandemi
-
Jelang Belajar Tatap Muka Juli, Baru 65 Persen Guru Sumsel Divaksin COVID-19
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap