SuaraSumut.id - Saat ini Pemkot Medan gencar dan sangat ketat melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Langkah ini dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.
Sejak PPKM Mikro diberlakukan hingga kini, Pemkot Medan melalui Tim Gabungan Patroli dan PPKM Mikro Kota Medan telah menyegel 20 lokasi usaha yang kedapatan melakukan pelanggaran. Di samping itu, menjatuhkan sanksi administratif berupa pemberian berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap 400 lokasi usaha.
Dalam melakukan pengawasan, Bobby meminta kepada tim gabungan untuk tidak melakukan tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap tempat usaha yang kedapatan melanggar PPKM Mikro. Ditegaskan Bobby, kegiatan di pusat perbelanjaan, termasuk mall maupun tempat makan, jam operasionalnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.
"Pemkot Medan tidak pernah tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap pelaku usaha yang kedapatan melanggar PPKM Mikro tersebut. Hanya saja, jumlah personel kita terbatas. Untuk itu, kita sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk ikut bersama-sama melakukan penerapan dan pengawasan PPKM Mikro,” kata Bobby, kemarin.
Selain itu, kata Bobby, seluruh camat telah diinstruksikan untuk memantau tempat usaha setiap harinya di wilayah tugasnya masing-masing.
"Saya minta masing-masing pihak kecamatan untuk memantau minimal empat lokasi usaha di wilayahnya saat penerapan PPKM Mikro dilakukan. Tindakan ini bukan menghambat ekonomi, tapi mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan,” jelasnya.
Kasatpol PP Kota Medan selaku Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan HM Sofyan menyatakan siap melaksanakan penerapan dan pengawasan PPKM Mikro secara ketat sesuai yang diinstruksikan Wali Kota.
Apalagi dalam melakukan tugas mereka didukung Surat Edaran Wali Kota sebagai tindaklanjut Instruksi Gubernur Sumut dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
"Berdasarkan itulah kita melakukan pengawasan PPKM Mikro di Kota Medan," katanya.
Baca Juga: Viral Video Pengantin Baru Ijab Kabul Langsung Talak, Nikahan Berakhir Baku Pukul
Sejak PPKM Mikro diberlakukan, Sofyan mengaku, tingkat ketaatan pelaku usaha maupun perseorang untuk melaksanakan PPKM Mikro meningkat meskipun masih ada yang belum sadar sehingga tidak mematuhinya.
Terhadap pelaku usaha dan perseorangan yang tidak mentaati PPKM Mikro, tim gabungan langsung menjatauhkan sanksi berupa peringatan, pemberian BAP serta penyegelan.
"Sampai saat ini, kita sudah menyegel 20 lokasi usah. Kemudian, memberikan sanksi admnistratif berupa BAP ada 400 lokasi usaha. Pengawasan PPKM Mikro secara ketat ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” paparnya.
Dalam melakukan pengawasan PPKM Mikro, Sofyan mengaku tim gabungan terdiri dari unsur Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Kodim 0201/BS beserta OPD terkait di lingkungan Pemko Medan.
"Tim gabungan ini juga berkolaborasi dan didukung satgas kecamatan," jelasnya.
Pasca Pemko Medan gencar dan ketat menerapkan PPKM Mikro, Bobby mengungkapkan, angka positif Covid-19 relatif landai, walaupun sempat terjadi peningkatan kemarin.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! Bukittinggi Tutup Semua Objek Wisata Selama PPKM Mikro
-
PPKM Mikro di 4 Daerah, Polda Sumbar Perketat Pengawasan
-
Pemkot Batam Siapkan Anggaran Rp7,5 Milyar Untuk Honor Tim PPKM Mikro
-
Aksi Bobby Nasution Naik Kereta Matic Cek Pembangunan Jalan Pasar Induk Lau Cih
-
Bobby Nasution Targetkan Perbaikan Jalan Kota Selesai dalam 2 Tahun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai