SuaraSumut.id - Tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di RSU Padangsidimpuan, Sumatera Utara, sudah 16 bulan tidak menerima hak insentif.
Ada 27 orang tenaga kesehatan yang tidak menerima insentif Covid-19. Belum lagi sejumlah dokter spesialis.
"Ia, memang belum ada penyelesaian masalah insentif itu,” kata Dirut Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan Masrip Sarumpaet, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Jumat (23/7/2021).
Besaran insentif berdasarkan keputusan menteri kesehatan RI Nomor: HK.01.07/MENKES/278/2020, yakni Dokter Spesialis Rp 15 Juta/OB, Dokter Umum Rp 10 Juta, Bidan dan Perawat Rp 7,5 Juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 Juta.
Ia mengaku, tidak dibayarkan hak mereka karena tahun 2020 intensif nakes menggunakan anggaran dari Dipa Kementerian kesehatan. Sementara ditahun itu dua direktur rumah sakit menjabat sebelum dirinya dialntik maret 2020.
"Jadi untuk pembayaran di masa jabatan itu mungkin masih ada kendala,” katanya.
Sedangkan tahun 2021, pihaknya akan memakai sumber anggaran APBD Kota Padangsidimpuan dan sedang menunggu Perda tentang intensif nakes guna menyesuaikan dengan satuan harga Kota Padangsidumpuan.
“Sedang kita upayakan menyesuaikan dengan standart harga Kota Padangsidimpuan,” tegas Masrip.
Instruksi Menkeu
Baca Juga: Pesan Kemenkes dan Kemendikbudristek di HAN 2021: Lindungi Anak Selama Pandemi
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pada Rabu (21/7/2021), meminta Pemda segera mencairkan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes). Saat ini insentif yang sudah cair bagi nakes di daerah baru 21 persen.
Sri Mulyani menjelaskan Kementerian Kesehatan sudah mencairkan Rp 1,48 triliun untuk insentif 200 ribu lebih nakes yang ada di bawah naungannya.
"Untuk 2021 ini pemerintah dari Kemenkes sudah Rp 1,48 t untuk 200,5 ribu nakes di bawah administrasi Kemenkes," tukasnya.
Berita Terkait
-
Tak Kunjung Cair, DPR Minta Pemda Rincikan Hambatan terkait Realisasi Insentif Nakes
-
Beberkan Alasan Keterlambatan Insentif Nakes, Kadinkes Bogor: Saya Harap Bersabar
-
Pemprov Jabar Janji Segera Lunaskan Pembayaran Insentif Nakes Bulan Ini
-
Insentif Nakes Covid-19 di Kapuas Hulu Belum Cair, Terungkap Penyebabnya
-
Tito Karnavian Tegur Daerah Belum Bayar Insentif Nakes, Pemprov Sulsel : Pekan Ini Dibayar
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan